GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Trump Klaim Sudah Tahu Pengganti Ali Khamenei: “Saya Tahu Persis Siapa, Tapi Tak Bisa Saya Sebutkan

Trump klaim sudah tahu siapa pengganti Ali Khamenei usai serangan AS-Israel. Pernyataannya memicu spekulasi soal masa depan kepemimpinan Iran.
Senin, 2 Maret 2026 - 07:30 WIB
Donald Trump - Ali Khamenei
Sumber :
  • Ist - Antara

Amerika Serikat, tvOnenews.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim telah mengetahui sosok yang berpotensi menjadi pemimpin tertinggi Iran berikutnya, menyusul kematian Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan ini sontak memicu spekulasi global, terutama karena Trump menyiratkan bahwa Washington telah memetakan arah suksesi kekuasaan di Teheran.

Dalam percakapan via telepon dengan CBS News pada Minggu, 1 Maret 2026, Trump ditanya mengenai siapa yang kini memegang kendali di Iran pasca kematian Khamenei. Jawabannya singkat namun penuh makna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya tahu persis siapa, tetapi saya tidak bisa mengatakannya kepada Anda,” ujar Trump, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

“Ada Beberapa Kandidat yang Bagus”, Kata Trump

Saat kembali didesak apakah ada sosok tertentu yang ingin ia lihat memimpin Iran ke depan, Trump tak sepenuhnya menutup diri. Ia mengisyaratkan bahwa Washington telah menilai sejumlah figur di internal kekuasaan Iran.

“Ya, saya rasa begitu. Ada beberapa kandidat yang bagus,” kata Trump.

Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa Amerika Serikat tidak hanya memantau dinamika militer Iran, tetapi juga mengikuti secara ketat peta politik internal dan mekanisme suksesi kepemimpinan tertinggi negara tersebut. Sikap Trump ini sekaligus menandai pendekatan agresif AS dalam membaca arah perubahan rezim di kawasan Timur Tengah.

Kematian Khamenei Diklaim AS-Israel, Iran Disebut Kehilangan Banyak Tokoh

Trump juga mengklaim bahwa serangan gabungan AS-Israel tidak hanya menewaskan Ali Khamenei, tetapi juga “banyak” anggota kepemimpinan Iran lainnya. Klaim ini belum sepenuhnya dikonfirmasi secara independen, namun menambah tekanan psikologis dan politik terhadap Teheran.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersama Trump secara terbuka menyatakan bahwa Khamenei telah tewas dalam serangan ke sejumlah lokasi strategis di Iran. Serangan tersebut disebut sebagai bagian dari operasi militer besar yang dirancang untuk melumpuhkan pusat kendali politik dan militer Republik Islam.

Iran Masuk Masa Transisi, Suksesi Jadi Perhatian Dunia

Wafatnya Ali Khamenei menempatkan Iran dalam fase paling sensitif sejak Revolusi Islam 1979. Selama hampir empat dekade, Khamenei menjadi figur sentral yang mengendalikan seluruh kebijakan strategis negara, mulai dari militer, keamanan, hingga politik luar negeri.

Dalam sistem teokrasi Iran, pemimpin tertinggi bukan hanya simbol negara, melainkan otoritas tertinggi yang memegang kendali penuh atas angkatan bersenjata, lembaga peradilan, dan Pasukan Garda Revolusi. Karena itu, siapa pun penggantinya akan sangat menentukan arah kebijakan Iran di tengah konflik terbuka dengan Israel dan Amerika Serikat.

Pernyataan Trump Picu Spekulasi Nama-Nama Kandidat

Meski Trump menolak menyebutkan nama, pernyataannya langsung memicu spekulasi luas. Sejumlah pengamat menilai Trump merujuk pada figur-figur ulama senior yang berada di lingkar inti kekuasaan Iran dan terlibat langsung dalam mekanisme transisi.

Isyarat Trump bahwa ada “beberapa kandidat” juga membuka kemungkinan bahwa Washington melihat lebih dari satu skenario suksesi, tergantung dinamika internal Iran dan stabilitas pasca-serangan. Sikap ini menunjukkan bahwa AS tidak sekadar bereaksi secara militer, tetapi juga mempersiapkan langkah politik jangka panjang.

Iran Balas Serangan, Konflik Kawasan Makin Membara

Serangan yang menewaskan Khamenei menjadi pemicu eskalasi besar di kawasan. Sebagai respons, Iran dilaporkan melancarkan serangan balasan ke wilayah Israel serta sejumlah negara Teluk. Aksi ini meningkatkan ketegangan regional secara signifikan dan memicu kekhawatiran akan konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Situasi ini memperumit proses transisi kekuasaan di Iran. Di satu sisi, negara harus memastikan mekanisme konstitusional tetap berjalan. Di sisi lain, tekanan eksternal dan ancaman militer terus meningkat.

Sinyal Kuat AS: Iran Dipantau dari Dalam

Pernyataan Trump bahwa ia “tahu persis” siapa calon pengganti Khamenei menjadi sinyal kuat bahwa Amerika Serikat mengklaim memiliki intelijen mendalam soal elite politik dan keagamaan Iran. Klaim ini juga bisa dibaca sebagai pesan psikologis kepada Teheran bahwa perubahan kepemimpinan tidak luput dari pengawasan Washington.

Bagi Trump, isu suksesi Iran bukan sekadar urusan domestik Teheran, melainkan bagian dari kalkulasi geopolitik yang lebih besar. Siapa yang memimpin Iran selanjutnya akan berpengaruh langsung terhadap konflik kawasan, hubungan internasional, dan stabilitas global.

Dunia Menunggu, Nama Masih Misteri

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, Trump tetap menutup rapat identitas sosok yang ia maksud. Namun pernyataannya sudah cukup untuk mengguncang panggung politik internasional. Di tengah perang, transisi kekuasaan, dan ancaman eskalasi, satu hal menjadi jelas: suksesi pemimpin tertinggi Iran bukan lagi isu internal semata, melainkan persoalan global.

Dunia kini menunggu, apakah prediksi Trump akan terbukti, dan siapa figur yang akhirnya akan memegang kendali Iran pasca era Ali Khamenei. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral