News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lavrov Sentil Elit Barat Lewat Dokumen Epstein: Dunia Lihat Wajah Asli Kekuasaan Tersembunyi

Menlu Rusia Sergey Lavrov menilai dokumen Epstein membuka wajah asli elit Barat dan menunjukkan kemerosotan moral serta kekuasaan tersembunyi global.
Senin, 9 Februari 2026 - 11:45 WIB
Jeffrey Epstein
Sumber :
  • Netflix

Moskow, tvOnenews.com — Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menyatakan dokumen yang dipublikasikan dalam kasus mendiang taipan keuangan Jeffrey Epstein telah membuka apa yang ia sebut sebagai “wajah asli” elit Barat. Pernyataan tersebut disampaikan Lavrov di tengah meningkatnya ketegangan politik antara Rusia dan negara-negara Barat, sekaligus perdebatan global soal transparansi dan akuntabilitas elite kekuasaan.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Rusia NTV pada Minggu (9/2/2026), Lavrov menilai berkas Epstein menampilkan praktik-praktik yang berada di luar nalar manusia serta mencerminkan kemerosotan moral di kalangan elite negara-negara Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Topik ini adalah tentang mengungkap wajah sebenarnya dari apa yang disebut Barat kolektif, yang mencoba memerintah seluruh dunia,” kata Lavrov dalam pernyataannya.

Ia menyebut apa yang terungkap dari dokumen tersebut sebagai sesuatu yang menurutnya tidak masuk akal secara moral dan bahkan menggambarkannya sebagai bentuk “satanisme murni”. Meski tidak merinci isi spesifik dokumen yang dimaksud, Lavrov menilai kasus Epstein menjadi simbol kerusakan nilai di kalangan elite global.

Lavrov juga mengaitkan dokumen Epstein dengan keberadaan struktur kekuasaan tersembunyi yang, menurutnya, berusaha mengendalikan kebijakan negara-negara Barat dan mempengaruhi tatanan dunia secara lebih luas. Ia menggunakan istilah “deep state”, atau yang menurutnya lebih tepat disebut sebagai “deep union”, untuk merujuk pada jaringan tersebut.

Menurut Lavrov, fenomena ini bukan sekadar soal individu, tetapi mencerminkan sistem kekuasaan yang tertutup dan minim akuntabilitas. Ia menilai praktik semacam itu berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi demokrasi dan memperparah ketegangan geopolitik global.

Komentar Lavrov muncul di tengah hubungan Rusia dan Barat yang masih diliputi ketegangan, terutama sejak konflik geopolitik dalam beberapa tahun terakhir. Isu transparansi elite dan akuntabilitas kekuasaan juga menjadi topik sensitif di banyak negara, seiring meningkatnya tuntutan publik terhadap keterbukaan informasi dan penegakan hukum yang adil.

Kasus Jeffrey Epstein sendiri kembali menjadi sorotan internasional setelah sejumlah dokumen terkait jejaring sosial dan aktivitasnya dipublikasikan. Epstein, seorang taipan keuangan Amerika Serikat, meninggal dunia pada 2019 saat berada dalam tahanan federal, ketika menghadapi dakwaan serius terkait perdagangan seks anak di bawah umur.

Pada 2019, Epstein didakwa di pengadilan Amerika Serikat atas tuduhan perdagangan seks anak di bawah umur serta konspirasi untuk melakukan kejahatan tersebut. Ia terancam hukuman penjara lebih dari 40 tahun. Menurut pihak penuntut, sejak 2002 hingga 2005, Epstein melakukan hubungan seksual dengan puluhan gadis di bawah umur yang ia temui di kediamannya di New York dan Florida.

Para korban disebut menerima bayaran tunai, dan sebagian di antaranya kemudian diminta merekrut gadis-gadis lain untuk Epstein. Beberapa korban bahkan dilaporkan berusia sekitar 14 tahun. Kasus ini memicu kemarahan publik luas di Amerika Serikat dan dunia internasional karena menyentuh isu eksploitasi anak, kekuasaan, serta dugaan keterlibatan tokoh-tokoh berpengaruh.

Bagi Lavrov, publikasi dokumen Epstein bukan hanya soal mengungkap kejahatan individu, tetapi juga menjadi cermin terhadap apa yang ia sebut sebagai kerusakan moral dan krisis nilai di kalangan elite Barat. Ia menilai dunia internasional perlu lebih waspada terhadap praktik-praktik yang berlangsung di balik layar kekuasaan.

Lavrov juga menegaskan bahwa isu tersebut menguatkan pandangannya tentang adanya struktur kekuasaan global yang tertutup, yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai demokrasi dan keadilan yang selama ini diklaim oleh negara-negara Barat.

Meski demikian, pernyataan Lavrov juga memicu perdebatan internasional, terutama mengenai penggunaan istilah seperti “deep state” dan generalisasi terhadap elite Barat. Sejumlah pihak menilai kasus Epstein harus dipandang sebagai proses hukum pidana terhadap individu, bukan sebagai cerminan tunggal dari sistem politik suatu kawasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Lavrov menegaskan bahwa dokumen Epstein tetap memiliki makna simbolik yang besar dalam konteks geopolitik global. Menurutnya, kasus tersebut memperlihatkan sisi gelap kekuasaan yang selama ini luput dari sorotan publik.

Pernyataan Menlu Rusia itu menambah dimensi politik dalam diskursus internasional tentang transparansi elite, akuntabilitas hukum, serta hubungan antara kekuasaan, moralitas, dan kepercayaan publik di era modern. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE Usai Berstatus Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Wakil Ketua MK Bilang Begini

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE Usai Berstatus Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Wakil Ketua MK Bilang Begini

Roy Suryo Cs menguji b Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) ke Mahkamah Konstitusi (MK) buntut status tersangkanya pada kasus ijazah palsu Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) digandeng oleh salah satu hotel bintang lima di Sleman dalam membangun ekosistem peternakan ayam mandiri.
Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) digandeng oleh salah satu hotel bintang lima di Sleman dalam membangun ekosistem peternakan ayam mandiri.
Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Tekankan Filosofi “Give Back to The Community”, Hotel Bintang Lima di Sleman Gandeng Fakultas Peternakan UGM Bangun Ekosistem Peternakan Ayam Mandiri

Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) digandeng oleh salah satu hotel bintang lima di Sleman dalam membangun ekosistem peternakan ayam mandiri.
Bagaimana Hukum Utang yang Terlupakan? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Bagaimana Hukum Utang yang Terlupakan? Ini Penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah

Bagaimana hukum utang yang terlupakan? Baik yang berutang atau yang meminjamkan lupa, begini penjelasan Ustaz Syafiq Riza Basalamah.
Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes

Trending

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Rekam Jejak Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia yang Kini Terseret Dugaan Skandal Pelecehan Seksual

Dilansir dari berbagai sumber, termasuk laman resmi Thanksinsomnia dan kanal YouTube CONNX, Mohan Hazian lahir di Lampung pada 4 Februari 1990. Selain berprofes
Sebentar Lagi Puasa Ramadhan, Coba Tips Segar Seharian ala dr Zaidul Akbar pakai Makanan dan Minuman ini

Sebentar Lagi Puasa Ramadhan, Coba Tips Segar Seharian ala dr Zaidul Akbar pakai Makanan dan Minuman ini

Tips sehat ramadhan ala dr Zaidul Akbar. Sayang jika ditinggalkan dan sangat bermanfaat bagi kesehatan
Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE ke MK Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Cs Ajukan Uji UU ITE ke MK Usai Ditetapkan Tersangka Kasus Ijazah Palsu Jokowi

Roy Suryo Cs mengaku pihaknya didiskriminalisasi terkait pengungkapan perkara ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
Bernardo Silva Kirim Peringatan ke Arsenal: Manchester City Siap Bertarung!

Bernardo Silva Kirim Peringatan ke Arsenal: Manchester City Siap Bertarung!

Kapten Manchester City Bernardo Silva menegaskan timnya masih terus berjuang memburu trofi Liga Inggris musim 2025/2026.
Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT