GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

China Dukung Sidang Darurat DK PBB soal Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS

China dukung sidang darurat DK PBB soal penangkapan Presiden Venezuela oleh AS. Beijing nilai langkah AS langgar hukum internasional.
Selasa, 6 Januari 2026 - 10:30 WIB
Presiden China Xi Jinping berbicara di depan anggota APEC dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-30
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com — Pemerintah China secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk menggelar sidang darurat menyusul penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh pasukan Amerika Serikat. Beijing menilai langkah Washington tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara berdaulat.

Dukungan China disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam konferensi pers di Beijing, Senin (5/1). Menurutnya, DK PBB perlu memainkan peran sesuai mandat Piagam PBB untuk menjaga perdamaian dan stabilitas global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“China mendukung Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat guna membahas serangan militer Amerika Serikat terhadap Venezuela dan mendukung DK PBB menjalankan perannya sesuai mandat,” ujar Lin Jian.

Sidang darurat DK PBB digelar pada hari yang sama, menyusul meningkatnya ketegangan internasional akibat operasi militer Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan Presiden Maduro dan istrinya, Celia Flores. Langkah tersebut langsung menuai kecaman dari sejumlah negara dan pejabat internasional.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres sebelumnya menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan nasional, kemerdekaan politik, serta integritas teritorial setiap negara. Ia bahkan memperingatkan bahwa tindakan Amerika Serikat berpotensi menciptakan “preseden berbahaya” bagi tatanan dunia internasional.

Namun dalam sidang darurat tersebut, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Michael G. Waltz, membela tindakan negaranya. Ia menyebut operasi tersebut sebagai “penegakan hukum yang tepat sasaran” terhadap dua buronan yang dituduh terlibat narko-terorisme, yakni Nicolás Maduro dan Celia Flores.

Waltz menegaskan bahwa operasi itu bukan perang terhadap Venezuela maupun rakyatnya. Ia membandingkan penangkapan Maduro dengan penangkapan mantan pemimpin militer Panama, Manuel Noriega, pada tahun 1989. AS bahkan menyebut Maduro sebagai pemimpin “organisasi teroris asing” yang diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan perdagangan narkotika internasional.

Menanggapi pernyataan tersebut, China menyampaikan keprihatinan mendalam atas penangkapan paksa Presiden Venezuela dan istrinya. Beijing menilai tindakan AS telah melanggar norma dasar hubungan internasional serta tujuan dan prinsip Piagam PBB.

“Langkah Amerika Serikat secara jelas melanggar hukum internasional. China menyerukan kepada AS untuk memastikan keselamatan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, segera membebaskan mereka, menghentikan upaya penggulingan pemerintah Venezuela, serta menyelesaikan perbedaan melalui dialog dan negosiasi,” tegas Lin Jian.

China juga menilai tindakan sepihak AS mengancam stabilitas kawasan Amerika Latin dan Karibia. Meski demikian, Lin Jian enggan menjawab secara spesifik ketika ditanya apakah penangkapan Maduro berpotensi memicu ketidakstabilan global yang lebih luas.

“Izinkan saya menegaskan kembali bahwa China sangat terkejut dan mengutuk keras penggunaan kekerasan terang-terangan terhadap negara berdaulat. Tindakan hegemonik tersebut melanggar kedaulatan Venezuela dan mengancam perdamaian regional,” tambahnya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili di AS atas dugaan keterlibatan dalam narko-terorisme. Operasi militer tersebut dinamakan Operasi Absolute Resolve, yang menurut Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine dilakukan secara diam-diam, cepat, dan tepat sasaran.

Trump juga menyatakan bahwa Amerika Serikat siap “mengelola” Venezuela hingga proses transisi pemerintahan dinilai aman. Ia bahkan menyebut kemungkinan pengerahan pasukan tambahan serta rencana perbaikan infrastruktur minyak Venezuela yang disebutnya rusak.

Di sisi lain, pemerintah Venezuela membantah seluruh tuduhan tersebut. Caracas menyebut operasi militer AS sebagai pelanggaran mutlak terhadap kedaulatan negara dan langsung menetapkan status darurat nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mahkamah Agung Venezuela kemudian menunjuk Wakil Presiden Delcy Rodríguez sebagai presiden sementara. Rodríguez menegaskan komitmen pemerintah untuk mempertahankan kedaulatan dan sumber daya alam Venezuela, sekaligus menuntut pemulangan segera Presiden Maduro dan Celia Flores.

Situasi ini menambah ketegangan geopolitik global, dengan DK PBB kini menjadi panggung utama bagi perdebatan soal legitimasi tindakan militer lintas negara dan masa depan stabilitas kawasan Amerika Latin. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Usai Dikritik 'Membosankan', Charles Oliveira Bongkar Strategi Kemenangannya di UFC 326

Menuai kritik karena gaya bertarungnya yang mengandalkan gulat, Charles Oliveira akhirnya mengungkap strategi sabar yang membuatnya mengalahkan Max Holloway.
DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral