News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selain Rudal Iran Memanas, Serangan Israel di Rafah Dikecam Malaysia kepada Bantuan Kemanusiaan dari Pihaknya

Di tengah memanasnya serangan rudal Iran ke Israel. Malaysia kecam keras imbas Israel brutal ke konvoi bantuan kemanusiaan yang ingin masuk Rafah, Gaza Selatan.
Minggu, 14 April 2024 - 12:16 WIB
2 orang di tengah kehancuran di Rafah, Gaza Selatan
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu

Kuala Lumpur, tvOnenews.com - Di tengah memanasnya drone hingga rudal Iran menggempur ke wilayah Israel, Malaysia melakukan tindakan kecaman keras akibat serangannya terhadap sejumlah konvoi bantuan kemanusiaan dan relawan di Rafah, Gaza Selatan.

Serangan berutal terjadi ketika pasukan rezim Israel (IOF) secara membabi buta menyerang hingga melukai konvoi bantuan kemanusiaan dan relawan di Rafah, Jumat (12/4/2024).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Malaysia (Wisma Putra) dari pernyataan media yang diterima di Kuala Lumpur, Minggu (14/4/2024), bahwa pekerja bantuan dalam menangani bantuan kemanusiaan yang berasal dari Malaysia Operasi (Ops) Ihsan menjadi salah satu korban akibat dari serangan Israel di Rafah.

Kemlu Malaysia memberikan ketegasannya bahwa pihaknya sangat tidak bisa menerima serangan dari Israel tersebut. Apalagi mengarah kepada relawan, pekerja kemanusiaan hingga individu yang tidak memiliki senjata saat berupaya memberikan bantuan kemanusiaan terhadap warga Gaza.

Dalam pernyataannya, kekejaman dari Israel disebut telah melampaui pemahaman dan pembenaran tentang arti kemanusiaan.

Meskipun tindakan kutukan maupun kecaman keras yang dilakukan Malaysia dirasakan masih sangat tidak cukup secara menyeluruh, karena Israel semakin menunjukkan kebrutalannya.

Karena itu, Malaysia berharap komunitas internasional disegerakan bersatu dalam upaya menuntu Israel agar menghentikan tindakan yang bersifat tidak manusiawi.

Ditambah, Israel dituntut untuk bertanggung jawab akibat dampak dari serangan tersebut terhadap pekerja kemanusiaan yang tidak bersalah.

Sebelumnya Israel klaim tindakan penyerangan tersebut sebagai salah satu upaya pembelaan diri pihaknya sejak Oktober 2023 lalu. Tetapi dari perlakuan yang sudah ditunjukkannya jelas seperti kebalikannya.

Dalam arti Israel sebagai pihak yang menyerang berupaya menghalangi pekerja kemanusiaan dengan terus melakukan teror di Rafah.

Padahal bantuan kemanusiaan yang dikirim dari bentuk persatuan negara-negara lain, termasuk Malaysia sangat dibutuhkan untuk bisa diberikan kepada rakyat Palestina, terutama di Gaza.

Namun, penghalang hingga pembatasan terus dilakukan Israel agar dapat menyiksa orang sakit, perempuan, orang lanjut usia hingga anak-anak yang menjadi sasaran utama mereka.

Kecaman dari Malaysia akibat Ops Ihsan diganggu kedua kalinya, yang membuat Negeri Jiran tersebut geram atas tindakan yang dilakukan Israel.


Ilustrasi pesawat nirawak (drone) dipakai Iran hantam Israel. ((ANTARA/saeediex/Shutterstock)

Meskipun begitu, Israel saat ini tengah disibukkan untuk meningkatkan kewaspadaannya akibat Iran melakukan gempuran ke wilayahnya dengan puluhan drone dan rudal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Serangan yang dilakukan Iran sebagai bentuk pembalasan akibat 13 orang tewas, setidaknya tujuh korban di antaranya merupakan anggota Korps Garda Revolusi Islam Iran tewas hingga penasehat militernya juga menjadi korbannya.

Dugaan penyerangan melalui udara dituduh Iran bahwa Israel yang menjadi dalangnya atas kehancuran Kantor Konsulat Iran di Damaskus, Suriah pada 1 April 2024 lalu. (ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral