News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasca-dilanda Gempa, Kondisi di Turki Belum Jelas, WNI Minta Pulang ke Indonesia

Pasca-dilanda gempa bumi 7,8, pada Senin (6/2/2023) subuh sekira pukul 04.00 waktu setempat, di Kahramanmaras, Turki. Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampa
Minggu, 12 Februari 2023 - 05:38 WIB
Kondisi Bangunan Retak Akibat Gempa di Kahramanmaras
Sumber :
  • Istimewa

Ankara, tvOnenews.com - Pasca-dilanda gempa bumi 7,8, pada Senin (6/2/2023) subuh sekira pukul 04.00 waktu setempat, di Kahramanmaras, Turki. Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak gempa di Kahramanmaras, dievakuasi ke Wisma KBRI, di Ankara, Turki, setelah sehari terjadinya gempa. 

Hal itu diceritakan satu di antara WNI asal Aceh, yang merupakan mahasiswi Kahramanmaraş Şütçü İmam Üniversitesi, Cut Refa Zafira, kepada tvOnenews.com, melalui telepon, Jumat (10/1/2023) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu saja, dia juga mengutarakan harapan WNI terutama para mahasiswa dan mahasiswi yang ada di Ganziantep dan Kahramanmaras. 

Di mana mereka berharap kepada pemerintah Indonesia terutama pada Presiden Jokowi agar mengembalikan mereka untuk sementara waktu ke Indonesia. Hal ini dikarenakan mereka masih merasa cemas dan was-was. 

"Jadi, jujur saja kalau diri saya pribadi dan teman-teman ingin kembali ke Indonesia. Karena kondisi saat ini masih tidak jelas, untuk kuliahnya itu di mana. Seperti diketahui, kami itu masih disuruh nunggu oleh pemerintahan Turki untuk pemberitahuan berikutnya buat kejelasan kuliah kita, bakal online atau ditunda satu smester," ujar Cut Refa. 

"Namun besar kemungkinanya kita bakal kuliah online atau kemungkinan besar kuliah kami ditunda satu smester. Maka, harapan kami pemerintahan Indonesia mengevakuasi kita atau memulangkan kita ke Indonesia, sampai perkuliahan mulai dengan normal kembali," sambungnya menceritakan harapan para mahasiswa yang belajar di Turki, terutama di Ganziantep dan Kahramanmaras.

Tak hanya menyampaikan harapan saja, ia pun menceritakan kondisi saat ini WNI yang berada di wisma KBRI, Ankara, Turki. 

Cut Refa jelaskan, saat ini WNI yang terdampak gempa beraktivitas seperti biasa. "Makan tiga sehari, yang main, dan ada yang baca buku," ceritanya.

Tak hanya itu saja, ia juga katakan, di tempat pegungsian (Wisma KBRI) terdapat juga WNI balita berusia 5 tahun dan ada anak umur empat tahun serta anak SD. 

"Di sini juga ada tim medis yang selalu mendapingi kami. Jadi siapa pun yang alami sakit, langsung dibawa ke rumah sakit. Cepatlah penanganan dari KBRI," ujarnya.

Di samping itu, ia juga ceritakan bahwa dampak dari gempa itu, banyak bangunan di kedua kota tersebut alami runtuh. Bahkan, yang paling menyedihkannya lagi, ribuan orang meninggal dunia dan terluka. 

Memilukannya lagi, dari kejadian gempa tersebut, ada satu orang WNI yang meninggal dunia di kota Kahramanmaraş.

"Kabarnya satu orang WNI meninggal dunia, karena gempa tersebut. dia bersama anakny dan suaminya tertimpa runtuhan bangunan," cerita Cut Refa Zafira kepada tvOnenews.com melalui sambungan telepon, Jumat (10/1/2023) malam hari waktu Indonesia. 

Jadi, Cut Refa katakan, bahwasanya anak dan suaminya merupakan kewarganegaraan Turki.

"Nah WNI yang meninggal dunia itu merupakan berasal dari Bali dan berdasarkan informasi, jasadnya sudah dievakuasi, makanya bisa diidentifikasi," jelas Cut Refa kepada tvOnenews.com. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di samping itu, ia juga katakan bahwa saat ini para WNI yang terdampak gempa sudah dievakuasi dan dikumpulkan di satu tempat, yakni di Wisma KBRI. 

"Jadi kami sudah dievakuasi dan sudah dikumpulkan di Wisma KBRI," jelasnya. (aag)  

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral