News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Aniaya Anak dan Istri, Perwira Polisi Bakal Segera Disidang

Guruh menyebutkan bahwa Widodo akan segera menjalani sidang. Perwira polisi itu dilaporkan oleh anak dan istrinya atas dugaan KDRT pada pertengahan tahun 2020.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 8 Oktober 2021 - 12:04 WIB
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan
Sumber :
  • Ong Suhirman

Jakarta - Kasus kekerasan di dalam rumah tangga (KDRT) yang diduga dilakukan oknum perwira kepolisian berpangkat komisaris besar polisi, memasuki babak baru. Terduga pelaku dan kedua korban saling lapor ke pihak berwenang, kini ketiganya berstatus tersangka. Bahkan terlapor, Kombes Pol Rachmat Widodo, akan segera disidang.

Widodo dilaporkan ke polisi oleh istrinya berinisial H dan putri mereka, Aurellia Renatha. Kasus KDRT yang terjadi pada tahun 2020 itu sempat viral di media sosial. Aurel menyebarkan sebuah rekaman suara yang saat dia dan ibunya mengalami penganiayaan yang mereka sebut dilakukan Widodo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kasus lama, sempat ditangani bulan Juli 2020 untuk keduanya sudah kami proses secara hukum," ujar Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan, Jumat (8/10).

Guruh menyebutkan bahwa Widodo akan segera menjalani sidang. Perwira polisi itu dilaporkan oleh anak dan istrinya atas dugaan KDRT pada pertengahan tahun 2020.

"Untuk terlapor RW sudah rampung dan sudah kami serahkan ke kejaksaan," tambah Guruh.

Guruh lantas melaporkan balik istri dan anaknya itu untuk dugaan yang sama, KDRT dan penganiayaan. Aurellia bersama ibunya kini berstatus tersangka dan berkasnya pun telah rampung.

"Kemudian tersangka A dan H sedang kita limpahkan ke jaksa," katanya lagi.

Kasus Dugaan Penganiaan Viral

Kasus KDRT yang melibatkan Widodo dan Istri serta anaknya viral di media sosial sekitar Juli 2020. Saat itu rekaman suara yang diduga Widodo tengah melakukan kekerasan kepada keluarganya sendiri disebarkan oleh Aurellia melalui akun Instagramnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa kali terdengar suara jeritan kesakitan minta tolong yang diduga merupakan suara Aurellia. Selain itu, suara wanita lain yang diduga H juga terdengar. Dia kemudian mengancam akan melaporkan Widodo ke Divisi Propam Polri.

“Kau pukul anakku Widodo, kurang ajar kau,” kata istri Widodo. (Ong Suhirman/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT