News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sinyal Susah di Gunungkidul, Wisatawan Bakal Sulit Akses PeduliLindungi

Dinas Pariwisata Gunungkidul saat ini mulai memetakan  destinasi wisata yang masih sulit sinyal telekomunikasi (blank spot).
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 9 Oktober 2021 - 11:59 WIB
Petugas Perbaiki Menara Telekomunikasi di Gunungkidul
Sumber :
  • Lucas Didit

Gunungkidul, DIY - Aplikasi PeduliLindungi adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi untuk uji coba pembukaan tempat wisata, selain CHSE dan beberapa syarat lainnya. Namun, beberapa tempat wisata di Gunungkidul, Yogyakarta yang terletak di daerah terpencil dengan geografis yang tidak merata membuat banyak diantaranya menjadi daerah blank spot atau susah sinyal.

Hal ini tentu menjadi kendala bagi persyaratan  penerapan aplikasi PeduliLindungi yang tentu membutuhkan sinyal telekomunikasi. Sehubungan dengan hal ini Dinas Pariwisata Gunungkidul saat ini mulai memetakan  destinasi wisata yang masih sulit sinyal telekomunikasi (blank spot).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini diungkapkan oleh Harry Sukmono, Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul. Harry mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan identifikasi terkait kawasan wisata yang kesulitan sinyal atau blank spot.

"Destinasi yang berada di area blank spot kebanyakan berada di kawasan pantai," terang Hary saat dihubungi, Sabtu (9/10).

Harry menyebut pantai Wediombo, Kawasan Gunung Batur, Watu Lumbung, dan Pantai Siung, menjadi daerah blank spot sisi timur, sementara di bagian barat meliputi Pantai Ngedan, Gesing, Kesirat, dan Pantai Grigak.

"Untuk kawasan non-pantai, salah satunya berada di kawasan wisata Klayar di Kalurahan Kedungpoh, Nglipar, di sini memang sinyalnya tidak stabil," lanjutnya.

Harry melanjutkan, terkait kendala ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

"Kendala sinyal ini menjadi sangat penting untuk dicarikan solusinya, karena akses aplikasi membutuhkan sinyal jaringan telekomunikasi," tandas dia.

Ditemui secara terpisah, Kepala Diskominfo Gunungkidul Wahyu Nugroho menyebut, faktor geografis Gunungkidul yang berbukit-bukit terutama kawasan pantai yang terletak di zona selatan/pegunungan seribu, membuat jangkauan sinyal memang mengalami kesulitan.

"Beberapa tempat memang tidak terjangkau sinyal, karena memang terpencil dan tidak rata geografisnya," terang Wahyu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 Wahyu mencontohkan kawasan Pantai Wediombo di Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo. Di kawasan ini, banyak warga dan pelaku wisata mengaku kesulitan sinyal seluler.

"Ya ini akan menjadi masalah jika nanti kawasan wisata mulai uji coba untuk dibuka, pengunjung harus menscan barcode aplikasi PeduliLindungi, dan itu harus ada sinyal," terang Wahyu, "ada alternatif lain selain ketinggian pemancar, yaitu menggunakan kabel fiber optik yang ditarik ke wilayah kawasan Jepit."

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral