News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polisi Tangkap 8 Pelaku Penyiksaan ART asal Pemalang, Suami-Istri, Anak hingga 5 ART Lain

Polisi tangkap 8 orang pelaku yang diduga menganiaya Siti Khotimah (23) seorang asisten rumah tangga (ART) asal Pemalang Jateng yang merantau bekerja di Jakarta
Selasa, 13 Desember 2022 - 00:04 WIB
Ilustrasi - Penganiayaan
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polisi telah menangkap 8 orang pelaku yang diduga menganiaya Siti Khotimah (23) seorang asisten rumah tangga (ART) asal Pemalang, Jawa Tengah yang merantau bekerja di Jakarta.

Kepala Sub Direktorat Remaja, Anak dan Wanita (Kasubdit Renakta) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Ratna Quratul Aini menyebutkan delapan orang diantaranya yakni majikannya sepasang suami istri beserta anaknya dan asisten rumah tangga lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penangkapan tersebut dilakukan pada Jumat, 10 Desember 2022 di apartemen tempat SK bekerja di kawasan Simprug, Jakarta Selatan.

Kompol Ratna menjelaskan awal mula terjadinya penganiayaan terhadap Siti Khotimah. Ratna menyebut, Siti baru bekerja dengan majikannya sekitar 6 bulan. Akan tetapi, 3 bulan terakhir Siti mendapati perlakuan-pelakuan keji dari sang majikan.



"Korban ini pulang ke Pemalang dia sudah kondisi luka-luka. Kemudian dia diarahkan untuk melaporkan ke Polres, dan dari Polres koordinasi ke Polda Metro Jaya,  karena TKP nya ada di Jakarta. Makanya kami langsung tindak lanjuti, kami gabungan dari Renakta, Resmob langsung ke tempat terduga pelaku," papar Kompol Ratna kepada wartawan, Senin (12/12/2022).

Dia menyebut, berdasarkan pengakuan majikan, alasan menyiksa Siti karena Siti telah mencuri pakaian dalam miliknya.

"(Motif?) Si korban ketahuan mencuri pakaian dalam majikan. Ketahuannya karena pakaian dalamnya ada pada korban dan disuruh mengaku dan dianiaya," terang dia.

Tak hanya itu, Ratna mengatakan bahwa sang majikan juga mengajak asisten rumah tangga lainnya untuk turut serta menyiksa Siti.

"Pertama dia disuruh juga oleh majikannya, karena kalau mereka tidak mau ikut penganiayaan mereka (ART lain) disangka komplot oleh korban. Kemudian ART yang lain juga gemes karena ulah dia, akhirnya yang lain juga pada kena," paparnya.

Lebih jauh, Ratna menjelaskan bahwa dari 8 orang tersebut memiliki peran masing-masing dalam penganiayaan korban.

"Masing masing punya peran. Ada yang pukul, kemudian merantai. Kemudian menyiram air panas. Tapi pada dasarnya Semua dikendalikan oleh majikannya," ujarnya.

Karena tak tahan dengan perlakuan tersebut, akhirnya Siti memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya.

"Kalau keterangan korban, ngakunya takut. Tapi setelah kita dalami dari CCTV karena kondisinya sudah sakit si korban akhirnya dipulangkan melalui penyalur ke Pemalang," tandasnya.

Diborgol hingga Disiram Air Panas

Siti Khotimah (23) seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Pemalang, Jawa Tengah yang menjadi korban penganiayaan oleh majikannya sendiri bertempat di Apartemen kawasan Simprug, Jakarta Selatan.

Siti diborgol hingga disiram air panas oleh majikannya. Sekujur tubuhnya penuh luka, lebam dan kedua kaki serta tangannya melepuh akibat disiram air panas oleh sang majikan.

Merespons hal ini, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menyebut, pihaknya telah menangkap majikan yang diduga menjadi pelaku penyiksaan terhadap asisten rumah tangganya sendiri.

Hengki mengatakan penangkapan tersebut dilakukan usai pihaknya mendapat informasi soal dugaan penganiayaan tersebut dari Polres Pemalang.

"Iya benar, pelaku sudah kami tangkap," katanya saat dihubungi awak media, Senin (12/12/2022).

Meski begitu, Hengki belum menjelaskan lanjutan kasus penyiksaan ART yang merantau bekerja di Jakarta tersebut. Dirinya juga tidak mengungkapkan identitas pelaku yang telah ditangkap untuk diperiksa lebih lanjut.

Hanya saja, Mantan Kapolres Jakarta Pusat itu menyebut kasus tersebut kini sudah ditangani Sub Direktorat Remaja, Anak dan Wanita (Subdit Renakta) Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

"Kasusnya ditangani oleh Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya ya," ucapnya.

Diketahui, terdapat seorang ART bernama Siti Khotimah (23), warga Pemalang, Jawa Tengah mendapat perlakuan keji dari majikannya di Jakarta.

Setelah itu, Siti berhasil kabur dan kembali ke kampung halamannya di Pemalang.

Saat ini diketahui, Siti dirujuk ke RSUD Dr M Ashari Pemalang oleh pihak Polres Pemalang.(rpi/muu)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

(rpi/muu)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT