News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sejak Reformasi, Ini Reshuffle Kabinet Era Presiden Sebelum Jokowi

Presiden Joko Widodo baru saja melakukan reshuffle kabinet dan mengumumkan pelantikannya siang ini (15/6), ada dua menteri dan tiga wakil menteri yang dilantik.
Rabu, 15 Juni 2022 - 13:57 WIB
Acara pengucapan sumpah jabatan Menteri di Istana Negara, Jakarta (12/8/2015)
Sumber :
  • via ANTARA/Yudhi Mahatma

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja melakukan reshuffle kabinet dan mengumumkan pelantikannya siang ini (15/6), ada dua menteri dan tiga wakil menteri yang dilantik.

Zulkifli Hasan akan menggantikan Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan dan Panglima TNI, Hadi Thahjanto yang dilantik menjadi Menteri ATR dan Kepala BPN untuk menggantikan Sofyan Djalil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hal yang langka, reshuffle atau perombakan kabinet lumrah terjadi di setiap periode pemerintahan Indonesia. Hanya di era pemerintah BJ Habibie dan Megawati tidak ada pergantian menteri.

Hal tersebut karena sejumlah menteri mengundurkan diri atau dijabat secara ad interim oleh menteri lainnya. Dirangkum dari beberapa sumber, sejak era Reformasi, berikut daftar reshuffle kabinet/pergantian menteri era presiden sebelum Jokowi.   

BJ Habibie

Presiden Jerman: Kami Berutang Budi kepada Habibie

Tidak ada reshuffle atau perombakan kabinet di masa pemerintahan Presiden Habibie. Namun sejumlah menteri mengundurkan diri dan dijabat secara ad interim oleh menteri lainnya.

Pada 18 Mei 1998, Hamzah Haz mengundurkan diri dari Menneg Investasi/Kepala BKPM karena memimpin PPP. Selain itu, Sejumlah menteri mengundurkan diri karena terpilih sebagai anggota DPR RI dalam Pemilu 1999. Posisi tersebut kemudian dijabat secara ad interim oleh menteri lainnya.

Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

Mengenang Gus Dur, Kisah Presiden yang Hanya Miliki 2 Jas – Bonepos.com

Pada 26 November 1999, Hamzah Haz digantikan oleh Basri Hasanuddin sebagai Menko Kesra dan Pengentasan Kemiskinan.

Pada 15 Februari 2000, Wiranto diganti oleh Mendagri Soerjadi Soedirdja yang merangkap Menko Polkam ad interim dan Alirahman diganti oleh Bondan Gunawan sebagai Sekretaris Negara

Selanjutnya 26 April 2000, Laksamana Sukardi diganti oleh Rozi Munir sebagai Menneg Penanaman Modal dan Pembinaan BUMN dan Luhut Binsar Panjaitan menjadi Menperindag menggantikan Jusuf Kalla.

Pada periode Mei hingga Agustus 2000, Djohan Effendi dilantik sebagai Sekretaris Negara menggantikan Bondan Gunawan pada 29 Mei 2000. Ekuin Kwik Kian Gie diganti oleh Rizal Ramli sebagai Menko pada 10 Agustus 2000. Dan Gus Dur juga merombak struktur dan anggota kabinetnya besar-besaran pada 23 Agustus 2000.

Terakhir adalah selama periode Februari - Juni 2001. Gus Dur pernah mengganti Yusril Ihza Mahendra  dengan Baharuddin Lopa sebagai Menteri Hukum dan Perundang-undangan pada 7 Februari 2001 dan Nurmahmudi Ismail diganti oleh Marzuki Usman sebagai Menhutbun pada 15 Maret 2001. Gus Dur kembali merombak kabinetnya pada Juni 2001)

Megawati Soekarnoputri

Penanganan Pandemi Gak Ada Orang PDIP, Wajar Mega Marah ke Jokowi |  Aksipost.com

Sama seperti pada era Habibie, tidak ada reshuffle atau perombakan kabinet di masa pemerintahan Presiden Megawati. Beberapa menteri mengundurkan diri dan posisinya dijabat oleh pelaksana tugas kementerian.

Pada Maret 2004, Susilo Bambang Yudhoyono mengundurkan diri sebagai Menkopohukam, Jusuf Kalla mengundurkan diri sebagai Menko Kesra  pada April 2004 dan Agum Gumelar mengundurkan diri sebagai Menhub sebulan kemudian.

Susilo Bambang Yudhoyono (2004-2009)

Reshuffle kabinet pada 7 Desember 2005, Fahmi Idris digantikan oleh Erman Suparno sebagai Mennakertrans, sebab Fahmi menggantikan Andung Nitimihardja sebagai Menperin.

Jusuf Anwar digantikan oleh Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan pada Desember 2005. Pada maret 2007, M Maruf digantikan oleh Widodo AS sebagai Mendagri merangkap Menko Polhukam.

Reshuffle kabinet 9 Mei 2007, Hatta Rajasa digantikan oleh Jusman Syafii Djamal sebagai Menhub, sebab Hatta Rajasa menggantikan Yusril Ihza Mahendra sebagai Mensesneg. Sofjan Djalil digantikan oleh M Nuh sebagai Menkominfo dan M Lukman Edy menggantikan Syaifullah Yusuf sebagai Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. Hamid Awaluddin digantikan oleh Andi Mattalatta sebagai Menteri Hukum dan HAM

Pada Agustus 2007, Mardiyanti menggantikan Widodo AS sebagai Mendagri. Aburizal Bakrie menggantikan Alwi Shihab sebagai Menko Kesra pada Juni 2008.

Susilo Bambang Yudhoyono (2009-2014)

Presiden SBY: Terima Kasih KPK - Nasional Tempo.co

Pada periode kedua kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tercatat 9 kali melakukan pergantian menteri. Dimulai dari Sri Mulyani digantikan oleh Agus Martowardojo sebagai Menkeu pada Mei 2010.

Selanjutnya pada Oktober 2019, Amir Syamsuddin menggantikan Patrialis Akbar sebagai Menkumham dan Darwin Zahedy Saleh digantikan oleh Jero Wacik sebagai Mentamben.

Pada Mei 2012 Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih wafat, tugasnya kemudian digantikan oleh Pelaksana Tugas Nafsiah Mboi.

Roy Suryo menggantikan Andi Mallarangeng sebagai Menpora pada Januari 2013. Dan Agus Martowardjojo digantikan oleh Hatta selaku Pelaksana Tugas Menkeu sebelum digantikan oleh Chatib Basri pada Mei 2013.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama tahun 2014, menjelang akhir jabatan SBY merombak kabinet sebanyak 3 kali. Mari Elka Pangestu bergeser ke Menparekraf dan jabatan Mendag digantikan oleh Gita Wirjawan pada Januari 2014.

Selanjutnya, pada Mei 2014 Chairul Tanjung menggantikan Hatta Rajasa sebagai Menko Perekonomian dan Suryadharma Ali diganti oleh Lukman Hakim Saefuddin sebagai Menteri Agama. (Mzn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral