News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jejak Karier Komjen Dedi Prasetyo, Sang Profesor di Balik Seragam Polisi

Komjen Dedi Prasetyo hadir di Istana di tengah isu reshuffle kabinet. Simak profil lengkap Wakapolri baru ini, dari karier, prestasi, hingga harta kekayaannya.
Rabu, 17 September 2025 - 14:55 WIB
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menjadi sorotan publik setelah terlihat mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (17/9/2025) siang, tepat di tengah isu reshuffle Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto.

Kehadiran Dedi Prasetyo memicu tanda tanya besar, terlebih saat ia hanya berkomentar singkat, “Rapat, rapat, rapat,” sebelum memasuki kompleks istana bersama Kabareskrim Komjen Syahar Diantono.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di saat spekulasi soal pelantikan menteri baru kian menguat, figur Dedi Prasetyo justru ikut menarik perhatian. Siapa sebenarnya sosok Wakapolri baru yang kini menjadi buah bibir?

Latar Belakang dan Pendidikan

Lahir di Madiun, Jawa Timur, pada 26 Juli 1968, Komjen Dedi Prasetyo dikenal sebagai jenderal yang tenang namun tegas. Karier kepolisiannya dimulai setelah lulus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan menorehkan prestasi akademis dengan meraih gelar S.H., M.Hum., M.Si., M.M., hingga Doktor.

Dedikasinya pada dunia pendidikan membawanya meraih gelar profesor di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), sebuah pencapaian yang jarang dimiliki perwira aktif di Polri.

Karier Panjang di Polri

Jejak karier Dedi Prasetyo berawal dari tugas operasional di Polda Jawa Timur. Ia pernah menjabat Kapolsek Deket (1992), Kasat Reskrim Polres Lamongan (1993), hingga Kapolresta Kediri (2008). Reputasinya kian menanjak saat dipercaya sebagai Kapolda Kalimantan Tengah pada 2020.

Dedi kemudian dikenal publik luas ketika menjabat Kepala Divisi Humas Polri pada 2021. Dalam posisi ini, ia menjadi wajah Polri di hadapan masyarakat dan media. Kariernya berlanjut dengan jabatan strategis lain, seperti Asisten Kapolri Bidang SDM (2023) dan Inspektur Pengawasan Umum (2024). Hingga akhirnya, pada 16 Agustus 2025, ia resmi dilantik menjadi Wakapolri menggantikan Komjen Ahmad Dofiri yang pensiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prestasi Akademik dan Literasi

Selain dikenal sebagai jenderal bintang tiga, Dedi juga aktif menulis. Ia bahkan mendapat penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) pada 2024 sebagai perwira Polri dengan jumlah buku terbanyak, yakni 27 judul. Karya-karyanya banyak membahas reformasi birokrasi, radikalisme, hingga strategi Polri Presisi.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT