Yayasan Tegaskan Haji Her Tak Pernah Diperiksa KPK
- Antara
tvOnenews.com - Yayasan Haji Her Peduli Indonesia membantah kabar yang menyebut pengusaha tembakau asal Jawa Timur, Haji Her, diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua Yayasan Haji Her Peduli Indonesia, Muhammad Taufik, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks yang dinilai merugikan nama baik Haji Her.
“Pemberitaan yang menyebutkan Haji Her diperiksa KPK itu tidak benar sama sekali. Kami membantah dengan tegas. Itu hoaks dan sangat merugikan,” kata Taufik dalam keterangannya, Minggu.
Taufik mengatakan, selama ini Haji Her dikenal aktif membantu petani tembakau, khususnya di Madura dan Jawa Timur. Menurut dia, perhatian Haji Her lebih banyak tertuju pada upaya menjaga kesejahteraan petani melalui pembelian hasil panen serta mendorong stabilitas ekonomi sektor tembakau.
“Haji Her bukan hanya pengusaha, tetapi juga tokoh yang konsisten memperjuangkan kesejahteraan petani tembakau. Beliau hadir langsung membantu para petani, membeli hasil panen mereka, dan memastikan roda ekonomi tetap berjalan,” ujarnya.
Ia juga menilai isu yang berkembang dan mengaitkan Haji Her dengan persoalan di luar aktivitas pemberdayaan petani sebagai framing yang tidak sesuai fakta.
“Hal-hal yang dikaitkan di luar itu tidak ada hubungannya. Beliau fokus pada pemberdayaan petani. Jadi framing yang berkembang itu sangat tidak tepat dan menyesatkan,” ucapnya.
Selain itu, pihak yayasan menyayangkan munculnya pemberitaan yang dinilai tidak berimbang karena tidak disertai konfirmasi maupun klarifikasi kepada pihak terkait.
“Kami sangat menyayangkan pemberitaan yang tidak berimbang dan tidak melakukan klarifikasi kepada kami. Ini bisa dikategorikan sebagai pencemaran nama baik,” kata Taufik.
Yayasan pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta tetap bersikap bijak dalam menyikapi kabar yang beredar.
“Kami mengajak semua pihak untuk bijak dalam menerima informasi. Jangan sampai hoaks merusak reputasi orang yang selama ini berbuat baik untuk masyarakat,” tuturnya.
Pihak yayasan berharap klarifikasi tersebut dapat meluruskan informasi yang beredar di tengah publik.
Load more