News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ezra Walian dan Elkan Baggott Memang 'Comeback', tapi Belum Tentu jadi Pemain Inti di Timnas Indonesia, Ini Kata Pandit

Ezra Walian dan Elkan Baggott memang 'comeback' tapi belum tentu jadi pemain inti Timnas Indonesia, begini kata pandit.
Rabu, 11 Maret 2026 - 14:25 WIB
Ezra Walian dan Elkan Baggott
Sumber :
  • Instagram/ezrawalian - tvOnenews/Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Pemanggilan pemain Timnas Indonesia untuk agenda FIFA Series 2026 memunculkan banyak perhatian. 

Pelatih baru skuad Garuda, John Herdman, memanggil total 41 pemain dalam daftar awal untuk menghadapi ajang FIFA Series 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari puluhan nama tersebut, dua pemain yang paling banyak dibicarakan adalah Elkan Baggott dan Ezra Walian

Keduanya dianggap sebagai sosok “lama yang kembali” setelah cukup lama tidak memperkuat Timnas Indonesia.

Elkan terakhir membela timnas pada 2023 ketika tim masih ditangani Shin Tae-yong. 

Sementara Ezra bahkan sudah lebih lama tidak mengenakan seragam Merah Putih, yakni sejak 2020.

Meski begitu, sejumlah pengamat menilai kembalinya kedua pemain tersebut belum tentu membuat mereka langsung menjadi pilihan utama di skuad Garuda.

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott
Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott
Sumber :
  • Instagram @elkanbaggott

Persaingan di Lini Belakang Semakin Ketat

Pandit sepak bola, Sapto Haryo, menilai situasi di lini belakang timnas kini jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu ketika Elkan menjadi salah satu pilihan utama.

Menurutnya, kini Timnas Indonesia memiliki lebih banyak stok pemain bertahan berkualitas.

“Terakhir dia main kan di Piala Asia Januari 2024. Pasangannya waktu itu Jordi Amat, Sandy Walsh, mungkin di situ. Belum ada Jay Idzes dan pemain-pemain yang bermain di Round 2 dan Round 3,” ujar Sapto Haryo, dilansir dari YouTube NLR SPORTS.

Ia menilai kehadiran pemain baru seperti Jay Idzes dan Kevin Diks membuat kedalaman skuad di sektor pertahanan semakin kuat.

“Sekarang kita sudah tidak terlalu pusing kalau ada satu pemain yang absen. Kalau dulu ketika Elkan nggak ada, kita langsung bingung siapa yang ganti,” lanjutnya.

Meski begitu, Sapto menilai pemanggilan Elkan tetap masuk akal karena timnas membutuhkan tambahan opsi di lini belakang, apalagi dengan beberapa perubahan komposisi pemain.

“Maka kenapa akhirnya Elkan Baggott kembali dipanggil,” jelasnya.

Namun ia juga menyoroti bahwa menit bermain Elkan di klubnya, Ipswich Town, musim ini tidak terlalu banyak.

“Kalau berbicara menit tampil, sebenarnya juga nggak tebal-tebal juga menit dia tampil di Eropa. Dia baru bermain empat kali dan itu pun di reserve league, bukan di Championship-nya,” kata Sapto.

Ezra Walian Kembali Dipanggil Timnas Indonesia
Ezra Walian Kembali Dipanggil Timnas Indonesia
Sumber :
  • Persik Kediri

Ezra Walian Dinilai Layak Dipanggil

Sementara itu, untuk nama Ezra Walian, Sapto melihat situasinya sedikit berbeda. 

Ia menilai pemain yang kini memperkuat Persik Kediri tersebut tampil sangat konsisten di kompetisi domestik.

“Kalau kita bicara scope lokal, ini pemain yang paling mentereng. Golnya paling banyak untuk pemain lokal dan assist-nya juga bisa dibilang paling banyak,” ujarnya.

Menurutnya, kontribusi tersebut membuat Ezra layak kembali mendapat kesempatan memperkuat tim nasional, terutama ketika beberapa pemain di sektor depan sedang mengalami kendala.

Apalagi sebelumnya penyerang muda Miliano Jonathans mengalami cedera yang membuat timnas membutuhkan alternatif lain di lini serang.

“Jadi memang posisi kanan atas itu bisa dirotasi juga ke sebelah kiri, bisa menambah sesuatu. Jadi nama Ezra Walian ini masuk ke perhitungan,” kata Sapto.

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott
Sumber :
  • Instagram - Ipswich Town

Elkan Baggott Dinilai Masih Punya Potensi Besar

Pandangan serupa juga disampaikan pandit sepak bola lainnya, Labieb Sadat. 

Ia menilai kembalinya Elkan bisa membawa dampak positif bagi timnas.

Labieb juga menyinggung bahwa sebelumnya sempat ada polemik terkait absennya Elkan pada agenda penting timnas beberapa waktu lalu.

“Kalau Elkan kan sempat ada kisruh di pra Olimpiade 2024. Waktu itu kita punya pertandingan penting dan Elkan yang sedang di Eropa sebenarnya bisa saja izin dari timnya,” ujarnya.

Meski demikian, ia menilai bek berusia 23 tahun tersebut tetap memiliki pengalaman yang cukup bersama timnas.

“Menurut gua kehadiran Elkan Baggott yang masih berusia 23 tahun ini cukup baik untuk Timnas. Apalagi dia termasuk back muda yang caps-nya juga cukup banyak,” kata Labieb.

Selain pengalaman, Elkan juga dinilai memiliki keunggulan fisik yang bisa menjadi senjata bagi Timnas Indonesia.

“Salah satunya Elkan yang kita tahu dengan tinggi 194 cm ini bisa menjadi tower buat Timnas Indonesia,” ujarnya.

Striker Persik Kediri Ezra Walian kembali ke Timnas Indonesia
Striker Persik Kediri Ezra Walian kembali ke Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @ezrawalian

Ezra Walian Tampil Impresif di Liga 1

Sementara itu, Labieb juga menilai performa Ezra Walian di Liga 1 musim ini menjadi alasan kuat di balik pemanggilannya kembali.

Ia bahkan menyebut Ezra sebagai salah satu pemain lokal dengan statistik terbaik musim ini.

“Statistiknya musim ini bagus, sekitar 6 gol dan 9 assist. Apalagi dia juga kapten Persik Kediri,” jelasnya.

Menurut Labieb, peran Ezra tidak hanya sebagai pencetak gol, tetapi juga sebagai pemimpin di lapangan yang mampu menghubungkan pelatih dengan para pemain.

“Artinya dia tidak hanya dipercaya sebagai goal getter di lini depan, tapi juga sebagai penghubung antara pelatih dengan pemain,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pengalaman dan performa yang ditunjukkan musim ini, kembalinya Ezra dan Elkan dinilai sebagai hal positif bagi Timnas Indonesia.

Namun dengan persaingan yang semakin ketat di skuad Garuda, keduanya tetap harus membuktikan diri jika ingin kembali menjadi pilihan utama di bawah arahan pelatih John Herdman. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Khawatir Musuh Atur Siasat, Iran Tolak Mentah-mentah Usulan Gencatan Senjata AS

Pemerintah Iran secara resmi menyatakan penolakannya terhadap tawaran gencatan senjata yang diajukan Amerika Serikat. 
Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Harga Plastik Melonjak, DPR Desak Kemendag Turun Tangan Lindungi UMKM

Lonjakan harga plastik dan bahan kemasan mulai menekan pelaku usaha, terutama UMKM makanan dan minuman. 
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.

Trending

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Periksa Pihak Swasta, KPK Telusuri Soal Pemberian Uang ke Bupati Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami soal aliran uang kepada Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang (ADK) dari pihak swasta di kasus suap proyek ijon di Kabupaten Bekasi.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Langsung Meroket di Klasemen, Bali United Mengamuk Menang 6-1 Lawan PSBS Biak

Bali United sukses menutup pekan ke-26 Super League 2025/2026 dengan hasil gemilang. Serdadu Tridatu pesta gol usai melibas PSBS dengan skor telak 6-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin (6/4/2026) malam WIB.
Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Warga Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan 3 Program Besar yang Bisa Bikin Untung UMKM dan MBR

Dedi Mulyadi umumkan 3 program besar di Jawa Barat, dari gentengisasi, renovasi puluhan ribu rumah hingga apartemen subsidi yang menguntungkan UMKM dan MBR.
Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Upaya Keras Para Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Agar KDM Cabut SK Gubernur, Datangi KPAI, Kemendagri hingga Ombudsman

Berbagai upaya ditempuh para orang tua siswa dan komite sekolah dalam memperjuangkan nasib pendidikan ratusan siswa SMK IDN Bogor. Apa saja ini rangkumannya..
Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Soal Prabowo Bohongi Publik Terkait Swasembada Pangan, Pengamat: Feri Amsari Mafia Pangan Indonesia?

Pernyataan Feri Amsari yang menuding Presiden Prabowo Subianto membohongi publik soal swasembada pangan menuai kritik keras. 
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Dibantai Gresik Phonska di Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya

Jakarta Electric PLN mengungkapkan alasan dibalik kekalahan telak atas Gresik Phonska Pupuk Plus Indonesia di final four Proliga 2026 Seri Surabaya.
Selengkapnya

Viral