Janji Manis John Herdman: Garansi Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030, Suporter Jangan Ragu!
- tvonenews.com - Ilham Giovani
Jakarta, tvOnenews.com – Walau hanya berhasil finish sebagai runner up pada FIFA Series 2026 Maret lalu, pelatih anyar Timnas Indonesia John Herdman berhasil mencatatkan debut manis di depan publik Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (27/3/2026).
Skuad Garuda sukses melumat tim asal Karibia Saint Kitts and Nevis dengan skor telak 4-0. Pesta gol Merah Putih dibuka oleh brace menawan dari Beckham Putra pada menit ke-15 dan 25.
Dominasi Indonesia berlanjut di babak kedua lewat sepakan Ole Romeny (53') dan ditutup oleh gol pemain muda Mauro Zijlstra (75').
- Kemenpora/Andre
Namun, bagi John Herdman kemenangan besar ini hanyalah sebuah langkah kecil. Mantan pelatih Timnas Kanada tersebut secara terbuka mengungkapkan ambisi besarnya untuk membawa Jay Idzes dan kawan-kawan menembus putaran final Piala Dunia 2030.
Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu menegaskan bahwa setiap keringat yang dikucurkan para pemain di lapangan memiliki tujuan yang jelas: membanggakan seluruh rakyat Indonesia.
“Mengenai lolos ke Piala Dunia, itulah misinya. Kami memiliki 280 juta alasan mengapa bangun setiap hari untuk melakukan apa yang kami lakukan,” ujar John Herdman kepada awak media di SUGBK.
Herdman ingin anak asuhnya menjadi generasi emas yang mencetak sejarah baru bagi sepak bola tanah air.
“Para pemain sangat jelas bahwa kami ingin menjadi kelompok pria pertama yang meloloskan negara ini dan menjadi kelompok yang istimewa. Kami ingin mendapatkan momen itu dengan setiap anak, kakek-nenek, ibu, ayah di negara ini. Itulah yang kami perjuangkan,” tegasnya.
John Herdman bukan sosok sembarangan. Ia memiliki rekam jejak mentereng setelah berhasil membawa Timnas Kanada tampil di Piala Dunia 2022 lalu. Berbekal pengalaman itu, ia mengingatkan bahwa perjalanan menuju panggung dunia tidak akan selalu mulus.
“Saya harap para penggemar bisa tetap bersama kami karena akan ada pasang surut. Saya belajar hal itu dengan Kanada selama periode 5 tahun. Tidak pernah berupa garis lurus. Anda harus menderita,” tuturnya.
Meski begitu, kepercayaan diri Herdman melonjak tajam setelah melihat progres Skuad Garuda.
Load more