Review Avatar: Fire and Ash, Pandora Masih Menawan, Meski James Cameron Tak Tawarkan Formula Baru
- Disney
Sejumlah kritik juga menyoroti rasa kecewa terhadap minimnya unsur kebaruan dalam Avatar: Fire and Ash. Meski secara visual film ini tetap dipandang luar biasa, sebagian kritikus menilai Cameron masih bermain di pola yang terasa familiar.
Struktur konflik, dinamika keluarga, hingga eskalasi emosinya dianggap mengikuti jalur yang sudah dikenali sejak dua film sebelumnya.
Pendekatan ini membuat Fire and Ash terasa lebih seperti variasi tema lama ketimbang lompatan ide yang benar-benar mengejutkan, terutama jika dibandingkan dengan dampak revolusioner Avatar pertama saat dirilis pada 2009.
Namun, kekecewaan ini bukan berarti Avatar: Fire and Ash dianggap gagal, hal ini muncul dari ekspektasi yang sangat tinggi terhadap nama besar Avatar saga dan James Cameron.
Teknologi dan sinematografi yang terus disempurnakan diangap belum sepenuhnya diimbangi dengan terobosan naratif yang sama beraninnya.
Meskipun dianggap lack of novelty, secara keseluruhan, Avatar: Fire and Ash diposisikan sebagai film yang lebih emosional, dan lebih menantang dan lebih action pack dibanding pendahulunya.
James Cameron tampaknya ingin menunjukkan bahwa Pandora bukan hanya indah untuk dikagumi, tetapi juga rapuh dan penuh konflik, layaknya dunia nyata.
Film Avatar: Fire and Ash rilis mulai hari ini, Rabu (17/12/2025) di seluruh bioskop di Indonesia.
Load more