News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemuka Agama: Kepemimpinan Etis Wajib di Tengah Isu Korupsi

Tiga pemuka agama terkemuka dari tradisi Katolik, Muslim, dan Hindu berkumpul dalam sebuah forum lintas agama virtual untuk membahas kepemimpinan etis berdasarkan ajaran kitab suci.
Rabu, 3 Desember 2025 - 18:31 WIB
Tiga pemuka agama terkemuka dari tradisi Katolik, Muslim, dan Hindu berkumpul dalam sebuah forum lintas agama virtual untuk membahas kepemimpinan etis berdasarkan ajaran kitab suci.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Di tengah meningkatnya kekhawatiran publik terhadap kasus korupsi dan menurunnya kepercayaan terhadap institusi di Filipina, Indonesia dan negara-negara lainnya, tiga pemuka agama terkemuka dari tradisi Katolik, Muslim, dan Hindu berkumpul dalam sebuah forum lintas agama virtual untuk membahas kepemimpinan etis berdasarkan ajaran kitab suci. Forum ini diselenggarakan bersama oleh Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL) Filipina dan International Peace Youth Group (IPYG) Indonesia, Sabtu (29/11/2025.

Forum daring tersebut dihadiri oleh pemuka agama, pendidik, pemuda, media, serta para pegiat perdamaian dari Filipina dan Indonesia. Acara ini menekankan pentingnya kepemimpinan etis yang berlandaskan kasih sayang, keadilan, dan integritas dalam membangun kembali kepercayaan publik , serta memperkuat peran warga, khususnya generasi muda, sebagai pemimpin di komunitas mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Integritas Tidak Dapat Ditawar

Dr. Renato Taib Oliveros, imam Katolik, pegiat perdamaian, dan anggota Jesuits Among Muslims in Asia (JAMIA), membuka diskusi dengan mengangkat ajaran dari kitab suci Kristen dan Islam untuk menunjukkan bahwa hukum moral bersifat abadi.

Ia mengutip ayat-ayat dari kedua kitab suci tersebut, untuk menegaskan bahwa prinsip moral yang menentang korupsi merupakan dasar dalam berbagai tradisi keagamaan. Namun, ia mencatat bahwa maraknya korupsi saat ini menunjukkan adanya kesenjangan antara ajaran moral tersebut dan perilaku masyarakat.

Setelah menyoroti peringatan dalam kitab suci mengenai korupsi, Dr Oliveros mengarahkan pesannya kepada kaum muda, mendorong mereka untuk menemukan kembali jati diri dan tujuan moral yang lebih dalam. Ia menyampaikan bahwa banyak anak muda saat ini “hanya melihat diri mereka sebagaimana yang tampak di cermin,” sehingga melupakan martabat batin dan kedalaman spiritual yang seharusnya menuntun tindakan etis.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinan etis sejati tidak dimulai dari undang-undang baru, melainkan dari transformasi batin—kembali kepada nilai, kebajikan, dan ajaran inti dari kitab suci.

Tiga pemuka agama terkemuka dari tradisi Katolik, Muslim, dan Hindu berkumpul dalam sebuah forum lintas agama virtual untuk membahas kepemimpinan etis berdasarkan ajaran kitab suci.
Tiga pemuka agama terkemuka dari tradisi Katolik, Muslim, dan Hindu berkumpul dalam sebuah forum lintas agama virtual untuk membahas kepemimpinan etis berdasarkan ajaran kitab suci.
Sumber :
  • Istimewa

Perspektif Islam

Dari Sulawesi Selatan, Indonesia, Prof Dr H Muhammad Galib M MA, Guru Besar Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, menguraikan bahwa kepemimpinan etis hanya dapat tumbuh ketika masyarakat menjunjung kasih sayang, saling mendukung, dan persatuan di tengah perbedaan.

“Keberagaman harus disikapi dengan kasih sayang, agar manusia dapat berinteraksi secara dinamis dan harmonis—tanpa konflik, permusuhan, dan pertumpahan darah yang dapat timbul akibat perbedaan kepentingan, ‘’ tegasnya.

Mengutip Surah Al-Maidah (5:2), ia mengingatkan peserta: “Tolong-menolonglah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan, dan jangan tolong-menolong dalam dosa dan permusuhan.”

Menutup pesannya, ia mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan dan bekerja sama membangun perdamaian di bumi, mencegah disharmoni dan permusuhan di seluruh agama, budaya, dan bangsa, “karena kita adalah satu kemanusiaan.

Ajaran Hindu

Pendeta misionaris Hindu, sekaligus pengajar muda, Kavi Karnapura Das, dari International Krishna Consciousness (ISKCON) menyoroti pesan utama dari Bhagavad Gita (3.21): “Apa pun yang dilakukan seorang pemimpin besar, akan diikuti oleh orang-orang pada umumnya.”

Ia menjelaskan, kepemimpinan etis dimulai dari konsistensi antara nilai dan tindakan. “Jika Anda seorang pejabat pemerintah atau pemimpin yang korup, lalu Anda meminta orang lain untuk tidak melakukan hal yang sama, itu tidak akan berhasil. Prinsip pertama kepemimpinan etis harus dimulai dengan memimpin melalui teladan,” ujarnya.

Ia mendorong para pemimpin muda, pendidik, dan pembuat kebijakan untuk memasukkan pendidikan karakter, disiplin, dan kepemimpinan yang melayani ke dalam sistem pendidikan agar para pemimpin masa depan tumbuh dengan integritas sebagai kompas utama mereka.

Refleksi Pemuda

Para pemimpin muda berbagi refleksi mengenai bagaimana forum ini memperkuat pemahaman mereka tentang kepemimpinan etis, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Kifah Gibraltar Bey, Ketua Gerakan Pemuda Persaudaraan Muslim Indonesia (GP PARMUSI) menyampaikan apresiasinya terhadap forum ini, seraya menekankan bahwa dialog yang berkelanjutan dan pertemuan yang rutin penting untuk memperkuat solidaritas Asia Tenggara, mengurang konflik, dan memperdalam saling pengertian di seluruh kawasan.

Dari Filipina, Jhune Arcy, seorang pemimpin siswa dari Ilaya National High School, menegaskan bahwa meskipun banyak tantangan yang dihadapi Filipina saat ini, sebuah komunitas yang dipandu oleh iman dan berlandaskan ajaran Tuhan dapat mengatasi dilema dan menjunjung perdamaian serta persatuan.

Matthew dari Urdaneta City University menyampaikan, “Kegiatan tentang kepemimpinan etis ini bukan hanya membuka wawasan saya terhadap gagasan baru, tetapi juga mengingatkan saya untuk tetap berpijak pada hal-hal yang benar-benar penting sebagai seorang pemimpin.”

Ke depan, HWPL Filipina dan IPYG Indonesia menyampaikan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang pembelajaran lintas agama secara rutin, guna memberdayakan generasi muda menjadi pemimpin yang etis, penuh kasih, dan berprinsip.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk memperdalam pemahaman tentang perdamaian, etika, dan harmoni antaragama, peserta dan pemuda yang berminat didorong untuk mengikuti Religious Peace Academy (RPA)—program pembelajaran mandiri yang menghadirkan perspektif lintas agama dan kajian kitab suci dalam berbagai topik.(chm)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harapan Besar Calvin Verdonk setelah Lihat Kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026, Calon Bintang Besar Timnas Indonesia?

Harapan Besar Calvin Verdonk setelah Lihat Kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026, Calon Bintang Besar Timnas Indonesia?

Penampilan impresif wonderkid Persija Jakarta Dony Tri Pamungkas di ajang FIFA Series 2026 rupanya tak hanya mencuri perhatian suporter, tapi juga rekan setim-
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 7 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak peluang dan strategi finansialmu.
Gugat SK Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, SMK IDN Bogor: Harusnya Ada Pembinaan, Bukan Langsung Cabut Izin

Gugat SK Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, SMK IDN Bogor: Harusnya Ada Pembinaan, Bukan Langsung Cabut Izin

Kasus permasalaha pencabutan izin operasional SMK IDN Bogor oleh SK Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memasuki babak baru. Pihak sekolah resmi menggugat SK itu.
Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Dalam laga yang turut menyeret nama bek sekaligus kapten Timnas Indonesia Jay Idzes itu, terjadi drama mewarnai kemenangan tipis Sassuolo atas Cagliari pada ...
Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang rezeki dan tantangan finansial besok.
Mengejutkan! Gattuso Tolak Pesangon Usai Mundur dari Timnas Italia

Mengejutkan! Gattuso Tolak Pesangon Usai Mundur dari Timnas Italia

Sikap terpuji ditunjukkan Gennaro Gattuso usai mengakhiri masa jabatannya bersama Timnas Italia. Laporan dari Italia menyebutkan bahwa Gattuso memilih untuk tidak menuntut pesangon demi memastikan staf pelatihnya mendapatkan kompensasi yang layak.

Trending

Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Dalam laga yang turut menyeret nama bek sekaligus kapten Timnas Indonesia Jay Idzes itu, terjadi drama mewarnai kemenangan tipis Sassuolo atas Cagliari pada ...
Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang rezeki dan tantangan finansial besok.
Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Selengkapnya

Viral