News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Jadi Senjata Utama: Mampukah Timnas Voli Putri Indonesia Akhiri Stagnasi di SEA Games 2025?

Timnas voli putri Indonesia kembali menatap SEA Games Thailand 2025. Harapan besar tertuju pada Megawati Hangestri yang pernah punya karier gemilang di Liga Voli Korea Selatan
Jumat, 21 November 2025 - 19:55 WIB
Megawati Hangestri saat main di Bank Jatim
Sumber :
  • Instagram @bjtmvolleyball

tvOnenews.com - Timnas voli putri Indonesia kembali menatap SEA Games Thailand 2025 dengan optimisme baru. Harapan besar tentu tertuju pada Megawati Hangestri Pertiwi, opposite spiker yang kini memiliki reputasi internasional berkat kariernya di Liga Voli Korea Selatan. 

Dengan persaingan yang semakin ketat, terutama dari Thailand dan Vietnam, kehadiran Megawati dipandang sebagai aset penting yang mampu memberikan dimensi berbeda pada serangan Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, langkah Indonesia tidak hanya bertumpu pada satu pemain. Generasi muda mulai menunjukkan taji melalui berbagai turnamen usia dini, seperti Asian Youth Games 2025 dan Kejuaraan Dunia Bola Voli U-21 2025. 

Kehadiran pemain-pemain muda ini memberikan angin segar bagi tim nasional, menghadirkan harapan bahwa SEA Games 2025 bukan sekadar mempertahankan prestasi, tetapi momentum untuk bangkit dari stagnasi tiga edisi terakhir.

Prestasi timnas bola voli putri Indonesia memang tidak bergerak dalam tiga edisi sebelumnya. Indonesia selalu menempati posisi ketiga, tertinggal dari Thailand dan Vietnam. 

Bahkan, Filipina kini mulai menjadi ancaman baru. Meski begitu, peluang pembaruan terbuka lebar setelah PBVSI memanggil 18 pemain untuk menjalani pemusatan latihan menjelang SEA Games Thailand 2025. 

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo, menjelaskan bahwa dari 18 nama itu, nantinya akan dipilih 14 pemain yang mengisi skuad final untuk tampil di Thailand.

Proses seleksi dimulai setelah tim berkumpul di Padepokan Voli Sentul untuk menjalani tes kesehatan pada 23–25 Oktober. Selanjutnya, mereka diterbangkan ke Medan untuk menjalani pemusatan latihan intensif sejak 28 Oktober. 

Komposisi skuad kali ini merupakan kombinasi pemain senior berpengalaman seperti Megawati Hangestri, Mediol Yoku, dan Arneta Putri Amelian, serta talenta muda menjanjikan seperti Junaida Santi, Pascalina Mahuze, dan Syelomitha Wongkar.

Megawati Hangestri bersama Timnas Voli Putri Indonesia.
Megawati Hangestri bersama Timnas Voli Putri Indonesia.
Sumber :
  • Facebook SAVA

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di SEA Games Thailand 2025, Megawati kembali menjadi sorotan utama. Turnamen ini diprediksi berlangsung ketat karena Thailand selaku tuan rumah tengah berada dalam periode emas. 

Sejumlah pemain Thailand seperti Guedpard Pornpun, Pimpichaya Kokram, Hattaya Bamrungsuk, dan Chatchu-on Moksri merupakan pemain abroad yang tampil di liga top dunia, mulai dari Jepang hingga Amerika Serikat. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral