News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Inspirasi Bisnis Digital, Modal Nekat dan Ponsel Jadul, Dua Anak Muda Ini Ciptakan Dompet Digital Buatan Anak Negeri

Era digital telah mengubah cara masyarakat bertransaksi. Kini, uang tunai mulai tergantikan oleh teknologi pembayaran elektronik yang praktis, cepat, dan aman
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 00:00 WIB
Ilustrasi Inspirasi Bisnis Digital, Modal Nekat dan Ponsel Jadul, Dua Anak Muda Ini Ciptakan Dompet Digital Buatan Anak Negeri
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Era digital telah mengubah cara masyarakat bertransaksi. Kini, uang tunai mulai tergantikan oleh teknologi pembayaran elektronik yang praktis, cepat, dan aman. Di Indonesia, tren ini semakin berkembang pesat berkat kemajuan teknologi finansial (fintech), terutama layanan dompet digital yang kian merakyat. 

Contohnya, masyarakat kini lebih memilih membayar tagihan listrik, membeli pulsa, atau bahkan berbelanja kebutuhan sehari-hari cukup dengan ponsel di tangan. Dari kota besar hingga pelosok daerah, sistem transaksi digital telah menjadi jantung aktivitas ekonomi modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Transformasi ini juga membuka peluang baru bagi anak muda untuk berinovasi di sektor keuangan digital. Tidak sedikit pengusaha muda yang terinspirasi dari kebutuhan masyarakat akan kemudahan dan efisiensi. 

Misalnya, banyak pelaku usaha kecil kini menggunakan QRIS untuk transaksi harian, sementara pelanggan menggunakan dompet digital untuk mempermudah pembayaran tanpa uang tunai. Inilah yang menunjukkan bahwa digitalisasi bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang pemerataan akses ekonomi. 

Di sinilah muncul kisah inspiratif dua anak muda asal Mojokerto yang berani memulai perjalanan besar dari langkah kecil. Muhammad Mahrus Ali dan Haris Triyanto membuktikan bahwa semangat dan kejelian membaca peluang bisa mengubah nasib. 

Berawal dari pengalaman menjual pulsa keliling saat masih SMA, Mahrus memahami langsung kebutuhan masyarakat akan kemudahan transaksi. Setelah lulus, ia bekerja sebagai sales pulsa yang setiap hari berinteraksi dengan agen kecil. 

Dari situ, lahirlah gagasan bahwa bisnis digital harus tumbuh dari masalah nyata di lapangan. Bersama Haris, ia kemudian mendirikan PT Dompet Oke Digital, perusahaan rintisan yang melahirkan produk utama bernama Okepay, sebuah aplikasi dompet digital yang menyatukan berbagai layanan pembayaran dalam satu genggaman.

Melalui platform tersebut, pengguna dapat melakukan berbagai transaksi seperti membayar listrik, air, BPJS, hingga membeli pulsa dan kuota internet. Aplikasi ini menyasar kelompok pengguna yang luas,  mulai dari pelaku UMKM, ibu rumah tangga, hingga masyarakat di kota tier 2 dan 3. “Bisnis digital bukan hanya soal aplikasi, tapi tentang kepercayaan dan solusi nyata,” ujar Muhammad Mahrus Ali.

Ia menekankan pentingnya membangun rasa percaya masyarakat terhadap layanan digital yang mereka gunakan, terutama di wilayah yang masih minim literasi teknologi finansial.

Namun, perjalanan membangun platform tersebut tidak selalu mulus. Keduanya menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pengembangan teknis aplikasi, membangun kredibilitas di mata publik, hingga menyesuaikan diri dengan regulasi ketat dari Bank Indonesia. 

Meski begitu, semangat pantang menyerah menjadi kunci. “Kegagalan bukan akhir, melainkan data baru untuk belajar,” tambah Mahrus, menegaskan filosofi yang membentuk fondasi bisnis mereka. Saat ini, mereka tengah menunggu izin resmi Bank Indonesia untuk mengoperasikan layanan uang elektroniknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika izin tersebut disetujui, platform ini diharapkan menjadi solusi transaksi digital yang aman, mudah, dan inklusif bagi masyarakat Indonesia. 

Kisah Mahrus dan Haris membuktikan bahwa kesuksesan tak harus lahir dari modal besar, tetapi dari ketekunan dan kemampuan melihat peluang di tengah perubahan zaman. Dari penjual pulsa keliling, kini mereka siap menjadi bagian dari transformasi keuangan digital Indonesia yang lebih cerdas dan merata. (udn)
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.
Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

Pra Penjualan 2025 Tembus 100%, PANI Bukukan Rp4,3 Triliun dari PIK 2

PANI berhasil merealisasikan pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun atau setara dengan pencapaian 100 persen dari target tahunan pada tahun 2025.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT