News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menbud Fadli Zon: Dari Podium PBB, Presiden Prabowo Suarakan Peradaban dan Kebudayaan sebagai Kekuatan Bangsa

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menyampaikan apresiasi penuh dan menegaskan bahwa pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York pada Selasa (23/09/2025) malam telah menempatkan Indonesia di posisi penting .dunia.
Rabu, 24 September 2025 - 22:08 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto di Markas Besar PBB, Senin (22/9/2025).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menyampaikan apresiasi penuh dan menegaskan bahwa pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Majelis Umum ke-80 PBB di New York pada Selasa (23/09/2025) malam telah menempatkan Indonesia di posisi penting panggung dunia. Pidato itu menggaungkan amanat konstitusi untuk menciptakan perdamaian dan penghapusan terhadap penjajahan di muka bumi. Suara Indonesia makin diperhitungkan.

Menurutnya, pidato tersebut menampilkan dimensi sejarah, nilai, dan identitas budaya bangsa yang dengan penuh kebanggaan dibawa ke forum terbesar dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebagaimana ditegaskan dalam konstitusi kita, UUD 1945 Pasal 32 ayat 1, negara wajib memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia. Pidato Presiden di hadapan Majelis Umum PBB menunjukkan bagaimana kebudayaan Indonesia menjadi kekuatan moral dan peradaban, yang relevan untuk menjawab tantangan global sekaligus memperkuat posisi bangsa di mata dunia,” ujar Menbud.

Di hadapan para kepala negara, lanjut Menbud, Presiden Prabowo menyampaikan dengan penuh keyakinan bahwa dunia hari ini dituntut untuk memilih sisi sejarah yang benar, terutama terkait dukungan bagi perjuangan Palestina. “Presiden menegaskan bahwa dukungan dan pengakuan negara Palestina adalah langkah yang tepat di sisi sejarah yang benar. Sejarah akan terus mencatat, apakah kita membiarkan ketidakadilan berlangsung atau bangkit untuk menjaga martabat kemanusiaan. Ini adalah pesan peradaban yang menjadi arah bagi generasi mendatang,” ujar Fadli.

Fadli juga menyoroti pidato Presiden yang mengingatkan tentang refleksi perjalanan bangsa Indonesia di masa kolonialisme, penindasan, dan perjuangan panjang menuju kemerdekaan. “Presiden menekankan bagaimana kita tahu arti penderitaan, arti hidup dalam apartheid, arti dirampas dari keadilan. Dari pengalaman itu, Indonesia belajar bahwa solidaritas global adalah kunci. Ini bukan hanya berbicara tentang Indonesia, tetapi tentang kemanusiaan secara universal,” jelas Fadli.

Ia menilai kutipan Presiden dari Thucydides, The strong do what they can, the weak suffer what they must, sebagai peringatan bahwa tatanan dunia yang adil harus menolak doktrin kekuasaan semata. “Indonesia menegaskan bahwa yang benar harus tetap benar, bukan yang kuat yang menentukan kebenaran. Itulah prinsip sejarah yang membimbing arah peradaban,” tambahnya.

Dalam pidatonya, Presiden juga menegaskan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada beras dan siap membantu dunia melalui ekspor pangan serta program ketahanan pangan global. Menbud menilai hal ini bukan hanya capaian ekonomi, tetapi juga capaian budaya.

“Indonesia memiliki tradisi agraris yang panjang. Dari sawah, ladang, hingga kebun rakyat, pangan adalah bagian dari identitas budaya kita. Bersama masyarakat, Kementerian Kebudayaan secara aktif melestarikan pangan lokal melalui pendataan di berbagai daerah, khususnya di komunitas adat. Pengetahuan turun-temurun tentang agraria, varietas pangan lokal, dan praktik budaya dalam mengelola tanah adalah warisan yang harus dilindungi,” ujar Fadli.

tvonenews

Ia menegaskan bahwa pelindungan pangan lokal berarti melestarikan identitas, memperkuat kedaulatan, dan menyiapkan masa depan. “Ketahanan pangan yang dibangun Indonesia adalah ketahanan yang berakar pada budaya. Ini adalah kontribusi budaya dan ilmu pengetahuan yang bersumber dari pengalaman sejarah bangsa kita bagi dunia, memadukan tradisi dan inovasi untuk menjawab krisis pangan dan iklim global,” tambahnya.

Fadli menegaskan, Kementerian Kebudayaan akan terus mendukung visi Presiden dengan memperluas diplomasi budaya Indonesia di dunia internasional. “Pidato Presiden di PBB meneguhkan bahwa Indonesia bukan sekadar negara berkembang yang secara pasif berpartisipasi, melainkan bangsa dengan warisan peradaban besar yang siap turut menentukan arah. Diplomasi budaya akan menjadi salah satu instrumen utama untuk membawa pesan ini ke dunia,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menbud menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa pidato Presiden Prabowo adalah panggilan sejarah agar para pemimpin dunia tampil dengan kebijaksanaan, kerendahan hati, dan visi peradaban. 

“Dari podium PBB, suara Indonesia bergema sebagai suara nurani global. Sejarah akan mencatat pidato ini sebagai penanda bahwa Indonesia berdiri tegak bersama kemanusiaan, memperjuangkan peradaban, dan menjaga masa depan dunia,” tutup Menbud.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral