News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Saham BBCA Anjlok Lagi Hari Ini? Sentuh Level Terendah 3 Bulan

Saham BBCA kembali anjlok hari ini hingga sentuh level terendah 3 bulan. Apa penyebabnya dan bagaimana prospek jangka panjang saham bank terbesar RI ini?
Selasa, 9 September 2025 - 10:21 WIB
Ilustrasi saham BBCA.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kembali tertekan. Pada perdagangan sesi I, Selasa (9/9/2025), harga saham bank swasta terbesar di Indonesia itu anjlok hingga menyentuh level terendahnya dalam tiga bulan terakhir.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.45 WIB, saham BBCA tercatat turun 2,60% ke level Rp 7.500 per saham. Bahkan, saham sempat menyentuh titik Rp 7.475, level terendah sejak pertengahan Juni 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekanan jual pada saham BBCA kali ini cukup masif. Tercatat 251,82 juta saham ditransaksikan dengan frekuensi 83.800 kali, menghasilkan nilai transaksi mencapai Rp 1,92 triliun.

Net Sell Jumbo Asing Tekan Harga Saham

Data aplikasi Stockbit Sekuritas menunjukkan, saham BBCA membukukan net sell Rp 625,9 miliar, tertinggi di antara saham-saham lain pada perdagangan hari ini. Kondisi ini mempertegas tren aksi jual yang dilakukan investor asing dalam dua hari terakhir.

Sehari sebelumnya, Senin (8/9/2025), saham BBCA juga anjlok 3,75% ke level Rp 7.700. Saat itu, total transaksi mencapai 321,19 juta saham, dengan frekuensi 106.038 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp 2,52 triliun. Asing mencatatkan net sell jumbo Rp 1,25 triliun, menempatkan BBCA sebagai emiten perbankan dengan distribusi terbesar di pasar.

Level Psikologis Rp 7.500 Jadi Perhatian Pasar

Penurunan saham BBCA hingga level Rp 7.500 kini menjadi sorotan investor. Level ini dianggap sebagai batas psikologis yang bisa menentukan arah pergerakan jangka pendek.

Jika tekanan jual berlanjut, bukan tidak mungkin saham BCA akan kembali menguji level support lebih rendah. Namun, sebagian analis menilai koreksi ini masih dalam batas wajar mengingat tren aksi jual asing yang tengah berlangsung di pasar saham domestik.

Masih Prospektif untuk Jangka Panjang

Meski dalam jangka pendek saham BBCA terus terkoreksi, prospek jangka menengah dan panjang dinilai tetap solid. Beberapa broker internasional masih memberikan rekomendasi positif dengan target harga tinggi.

Salah satunya adalah CLSA, yang mempertahankan rekomendasi outperform untuk saham BBCA, dengan target harga di Rp 12.100 per saham. Optimisme ini didasarkan pada fundamental BCA yang kuat, terutama dari sisi pendanaan serta penerapan manajemen risiko yang konsisten.

Analis menekankan, tekanan jangka pendek yang terjadi saat ini lebih banyak dipicu faktor teknikal dan distribusi asing. Namun, kinerja BCA dalam menjaga kualitas aset dan profitabilitas dinilai tetap menjadi daya tarik utama bagi investor institusi.

Pasar Tunggu Sentimen Baru

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Koreksi beruntun saham BBCA dalam dua hari terakhir menandakan adanya ketidakpastian di pasar modal. Investor kini menanti sentimen baru, baik dari arah kebijakan pemerintah pasca reshuffle menteri, maupun perkembangan global seperti peluang penurunan suku bunga The Fed.

Bagi investor ritel, kondisi ini bisa menjadi peluang akumulasi jika percaya pada prospek jangka panjang BCA. Namun, risiko jangka pendek tetap perlu diperhatikan, terutama bila tekanan jual asing berlanjut. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral