News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Generasi Muda Diminta Harus Siap Hadapi Masa Depan Pariwisata Berbasis Teknologi dan Berkelanjutan

FHospar UPH menghadirkan rangkaian kompetisi dan seminar berskala nasional yang terbuka bagi para pegiat pariwisata di Indonesia.
Selasa, 6 Mei 2025 - 14:32 WIB
Fakultas Hospitality dan Pariwisata (FHospar) Universitas Pelita Harapan (UPH), menghadirkan rangkaian kompetisi dan seminar berskala nasional yang terbuka bagi para pegiat pariwisata di Indonesia.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Fakultas Hospitality dan Pariwisata (FHospar) Universitas Pelita Harapan (UPH), menghadirkan rangkaian kompetisi dan seminar berskala nasional yang terbuka bagi para pegiat pariwisata di Indonesia.

Acara ini bernama HOSPITOUR 2025 yang hadir sebagai wadah inspiratif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk tema acara, yakni “CONNECT – Creating Opportunities for Nurturing Tourism through Engagement of Community and Technology,”.

Kegiatan ini berlangsung pada 14-16 April 2025 dengan menekankan pentingnya peran teknologi dan keterlibatan komunitas dalam membuka peluang baru dan memperkuat fondasi pariwisata masa depan.

Melalui inisiatif ini, UPH ingin mendorong tumbuhnya praktik pariwisata yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

tvonenews

Setiap tahunnya, HOSPITOUR UPH menjadi ruang ekspresi bagi talenta-talenta muda di bidang pariwisata melalui beragam kompetisi berskala nasional.

Tahun ini, HOSPITOUR menghadirkan 23 kategori kompetisi, yang terbuka bagi siswa, mahasiswa, hingga dosen.

Beberapa kategori yang dipertandingkan meliputi kitchen competition, latte art competition, guiding competition, tour package competition, solo vocal, dan travel review competition.

Peserta berasal dari berbagai institusi pendidikan pariwisata di sejumlah provinsi, termasuk Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

Selain kompetisi, HOSPITOUR 2025 juga melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada Februari-Maret 2025.

Melalui tujuh program yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang, dosen dan mahasiswa UPH berkontribusi langsung dalam pelatihan, seperti pengelolaan destinasi wisata digital, pengembangan produk kuliner lokal, hingga pelatihan towel art dan Bahasa Inggris untuk hospitality.

Dr. (Hon) Jonathan L. Parapak, M.Eng.Sc., selaku Rektor UPH menyoroti pentingnya mempersiapkan generasi muda untuk menyongsong transformasi industri pariwisata global.

Dia menegaskan perubahan zaman yang dipicu oleh teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), membawa tantangan sekaligus peluang baru bagi sektor ini.

“Melalui HOSPITOUR, kita tidak hanya melihat kondisi pariwisata saat ini, tetapi juga menatap masa depan. Indonesia sudah berada di jalur yang tepat untuk menjawab tantangan global. Transformasi digital dan teknologi seperti AI akan membawa perubahan besar dalam dunia pariwisata. Karena itu, kami ingin membekali generasi muda agar mampu beradaptasi, berinovasi, dan menciptakan pariwisata yang relevan hingga tahun 2045,” ungkap dia dalam peresmian HOSPITOUR 2025.

Sementara, Dekan FHospar UPH, Prof. Dr. Diena M. Lemy, A.Par., M.M., CHE., menambahkan bahwa kolaborasi dengan masyarakat dan pemanfaatan teknologi merupakan dua elemen penting dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan.

“Melalui tema ‘CONNECT’, kami ingin menekankan bahwa inovasi digital akan berdampak optimal bila dilakukan bersama komunitas. Kami berharap HOSPITOUR menjadi ruang kolaboratif bagi akademisi, praktisi, dan masyarakat dalam membangun pariwisata yang inklusif dan adaptif,” jelasnya.

Selain itu, Ketua Panitia HOSPITOUR 2025, Dr. Vasco Adato H. Goeltom, S.ST., M.M., CPHCM., menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ajang strategis untuk membentuk insan muda yang siap bersaing di dunia hospitality.

“HOSPITOUR bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan platform kolaboratif dan edukatif yang menyatukan talenta muda dari berbagai daerah. Semangat ‘CONNECT’ menjadi identitas kita bersama untuk terus bergerak maju,” ungkap Dr. Vasco.

Adapun, salah satu keunggulan HOSPITOUR 2025 adalah kolaborasi erat antara dunia pendidikan dan industri melalui kompetisi berbasis produk nyata dari mitra sponsor.

Ketua Program Studi Pengelolaan Perhotelan UPH, Dr. Amelda Pramezwary, A.Par., MM., CHE., menjelaskan bahwa pendekatan ini tidak hanya memperluas jejaring, tetapi juga menjadi ajang pembinaan konkret bagi peserta.

“Tema tahun ini, yakni Connect, bertujuan tidak hanya menjalin kolaborasi, tetapi juga menumbuhkan kerja sama produktif dengan berbagai pihak, termasuk sponsor. Diharapkan, hasil kreasi peserta dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri makanan dan minuman di Indonesia, bahwa produk lokal memiliki potensi besar jika dikemas dan diolah secara inovatif,” jelas Amelda

Selain kompetisi, HOSPITOUR 2025 juga menghadirkan seminar nasional bertajuk “Beyond Green: Smart Solution for Sustainable Tourism and Hospitality”.

Seminar ini sukses membuka ruang diskusi seputar solusi cerdas dan berkelanjutan bagi masa depan industri pariwisata.

Seminar ini dibagi ke dalam dua sesi utama yang menghadirkan para pemimpin dan praktisi kunci dari sektor pariwisata nasional.

Pada sesi pertama bertajuk ‘Initiatives for a Sustainable Tourism Future’, tiga narasumber utama berbagi wawasan mengenai arah kebijakan dan transformasi industri pariwisata nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesi kedua mengangkat tema Sustainable Tourism 5.0: Aligning Hospitality, Education, and Technology, yang membahas bagaimana integrasi antara pendidikan, teknologi, dan praktik industri dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang lebih adaptif dan inovatif.

Seminar nasional ini menjadi refleksi bersama bahwa masa depan pariwisata tidak lagi hanya soal keberlanjutan lingkungan, tetapi juga menuntut adaptasi terhadap teknologi, pembaruan kompetensi, dan penguatan koneksi dengan masyarakat sebagai kunci kemajuan industri.(lkf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral