News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gerakan Minum Susu dan Makan Bergizi Berdampak Signifikan Pada Kesehatan Siswa di Banyumas

Program Gerakan Minum Susu dan Makan Bergizi yang digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membuahkan hasil yang luar biasa.
Sabtu, 21 Desember 2024 - 09:33 WIB
Program Gerakan Minum Susu dan Makan Bergizi yang digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membuahkan hasil yang luar biasa.
Sumber :
  • Humas Kementan

tvOnenews.com - Program Gerakan Minum Susu dan Makan Bergizi yang digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, membuahkan hasil yang luar biasa. Uji coba yang dimulai pada 5 Agustus hingga 20 Desember 2024 ini melibatkan 5.619 siswa dan guru dari 36 sekolah dasar di Kecamatan Banyumas, berhasil mencatatkan peningkatan signifikan dalam kesehatan siswa, termasuk berat badan, tinggi badan, dan kadar hemoglobin.

Pada pertemuan evaluasi yang digelar pada Jumat (20/12/2024), terlihat perubahan besar pada perilaku siswa yang terlibat dalam program ini. Mereka kini lebih aktif, sehat, dan memiliki semangat tinggi dalam mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala SDN Kedunggede 1, Winarni, menceritakan perubahan positif yang terjadi di sekolahnya. “Anak-anak yang dulunya enggan minum susu kini menantikan momen tersebut setiap hari. Ini pencapaian luar biasa yang sangat menggembirakan,” ujarnya dengan antusias.

Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian, mengungkapkan kebanggaannya atas dampak besar yang dirasakan oleh anak-anak. Sam juga menekankan bahwa evaluasi ini bukanlah akhir, melainkan awal dari upaya untuk memperbaiki dan memperluas cakupan program di masa depan.

“Gerakan ini akan terus berlanjut untuk menyediakan susu bergizi dengan manfaat maksimal bagi anak-anak, sejalan dengan visi Presiden untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berdaya saing,” jelas Sam.

Dalam program uji coba ini, Kementan tidak hanya menyediakan susu pasteurisasi berkualitas 200 ml, tetapi juga memastikan anak-anak mendapatkan makanan bergizi sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang mereka. Program ini diharapkan menjadi acuan bagi kebijakan penyediaan susu di masa depan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, menyebut keberhasilan program ini sebagai langkah strategis dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat dan unggul. Ia juga menyoroti bahwa uji coba selama empat bulan setengah ini menjadi uji coba terlama yang pernah dilakukan pemerintah, dengan penggunaan susu pasteurisasi yang membutuhkan penanganan khusus.

“Program ini dapat menjadi benchmark bagi penyediaan susu untuk mendukung Program Makan Bergizi (MBG) di masa mendatang. Pengalaman dari uji coba ini mempersiapkan Banyumas untuk menjalankan program MBG Tahun 2025 dengan lebih baik,” ujar Agung.

Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian
Staf Khusus Menteri Pertanian Bidang Kebijakan Pertanian, Sam Herodian
Sumber :
  • Humas Kementan

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agung menambahkan optimisme pemerintah terhadap dampak positif yang akan dirasakan oleh masa depan anak-anak Indonesia. Gerakan Minum Susu dan Makan Bergizi kini menjadi simbol nyata upaya membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. Program ini diharapkan akan terus memberikan manfaat besar bagi masa depan bangsa, berkat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

Sebagai informasi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beberapa waktu lalu bertemu dengan siswa berprestasi yang diketahui rajin mengonsumsi susu. Ia mengungkapkan rasa bangganya atas prestasi luar biasa yang diraih siswa tersebut. “Ini peringkat 1 dan 2 di sekolah, meskipun orang tua mereka adalah buruh pabrik dan guru. Saya sangat bangga, dan inilah yang kita harapkan ke depan. Ini yang diinginkan oleh Presiden Prabowo Subianto,” ujar Mentan Amran di Pasuruan (14/11/2024).(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral