Agar Akun Medsos Aman: Hindari Godaan Link Phising dan Judi Online
- Istimewa
”Karena para penjahat terus belajar, kita tentu tidak boleh malas. Kita juga jangan berhenti belajar tren skill keamanan digital, agar tidak mudah mereka kerjai,” pesan Danin Sibillo dalam webinar yang dipandu moderator Azka Said.
Webinar berlangsung semarak, diikuti ratusan pelajar dan tenaga pendidik yang menggelar nonton bareng (nobar) dari sekolah masing-masing. Sejumlah sekolah peserta nobar, di antaranya SMP Negeri 1, 2, 3, 4 dan 5 Tabanan, SMP Negeri 1, 2, 3 Kediri-Tabanan, SMPN 1 Kerambitan, SMPN 2 Selemadeg, SMPN 2 Panebel, dan SMP Negeri 1 Pupuan.
Dari perspektif berbeda, musisi Rio Alief mengingatkan, setelah semua bisa ditapis keamanannya saat mengakses lewat akun media sosial, biasakan cek dan verifikasi semua informasi. Di sini, guru juga mesti aktif dan bijak membantu siswa.
”Guru sangat membantu memverifikasi saat siswa mengakses dunia digital, agar tidak salah pilih. Kenapa? Selain menawarkan beragam manfaat, ancaman game yang ternyata berujung judi online terbukti membuat siswa sering jadi kecanduan dan lupa belajar,” pungkas Rio Alief.
Untuk diketahui, nobar webinar seperti digelar di Tabanan ini merupakan bagian dari program Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD). GNLD digelar sebagai salah satu upaya untuk mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan hingga kelompok masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital.
Sejak dimulai pada 2017, sampai dengan akhir 2023 program ini tercatat telah diikuti 24,6 juta orang. Kegiatan ini diharapkan mampu menaikkan tingkat literasi digital 50 juta masyarakat Indonesia hingga akhir 2024.(chm)
Load more