News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jalin Keintiman Nusantara Melalui Hobi Sejarah

Ketika akarnya kuat, tidak ada alasan untuk takut pada angin.  Adalah sebuah kemustahilan dalam membangunkontribusi generasi, tanpa adanya pemahaman tentang asal muasal mereka berada.
Jumat, 16 Agustus 2024 - 08:29 WIB
Ahmad Nowmenta Putra
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Ketika akarnya kuat, tidak ada alasan untuk takut pada angin.  Adalah sebuah kemustahilan dalam membangunkontribusi generasi, tanpa adanya pemahaman tentang asal muasal mereka berada. Memaknai perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-79 dengan semangat ‘Nusantara Baru, Indonesia Maju’, sebuah obrolan ringan hadir bersama Ahmad Nowmenta Putra

Pria dibalik channel edukasi sejarah bertajuk ‘Keep History Alive’ yang mengemas wawancara peristiwa secara mendalam bersama para pelaku sejarah ini dijumpai di sela-sela acara di Universitas Trisakti, Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Nowmenta, meski bersifat empiris yang kemudian kerap melahirkan multi perspektif, namun ada benang merah dalam sebuah sejarah yang dapat dijadikan pegangan; yaitu tentang kegigihan dan perjuangan hidup leluhur dalam memperjuangkan kehidupan yang bisa kita nikmati hingga sekarang. Ada kebanggaan dan pengetahuan tentang siapa kita dan pada akhirnya bisa memupuk jiwa nasionalisme yang diwujudkan dalam kontribusi positif.

Berkutat di dunia perbankan pada entitas BUMN, Penulis Buku Jejak Sang Ajudan Sebuah Biografi Pierre Tendean Ini juga memiliki ketertarikan pada dunia sejarah. Melalui Channel YouTube Keep History Alive yang menayangkan pendalaman kisah sejarah bersama keluarga pahlawan, tokoh bangsa, serta sejumlah saksi hidup, Nowmenta memanfaatkan  media informasi populer untuk mengedukasi masyarakat. 

“Bertumbuhnya teknologi menjadi ceruk dimensi yang semakin dalam, karena akses informasi menjadi tak terbatas dan membutuhkan filter.Karena itulah ikhtiar yang dilakukan ini diharapkan mampu menjembatani kebijaksanaan dalam menelaah fakta sejarah melalui beberapa perspektif. Serta menjadisumbangsih yang nyata untuk menguatkan pondasikebangsaan pada generas”, ujarnya dalam wawancara.

Lebih dalam menurutnya menghadapi bonus demografi yang kerap digaungkan, harus disertai denganmewujudkan pemeliharaan budaya yang konsisten dankebanggan akan jati diri melalui materi sejarah. Bonus demografi yang akan terjadi kelak dapat menjadi peluang atau langkah kebangkitan dalam memelihara kegiatan yang berhubungan dengan kearifan lokal bangsa kita.

“Sehingga diharapkan pembangunan yang terjadi bukan hanya berorientasi pada kemakmuran ekonomi bagi rakyatnya saja tetapi juga mampu memperkuat peradaban manusia bersama dengan kearifan lokal yang ada. Pengejawantahan yang paling simple dan mudah dilakukan sehari-hari misalnya dengan memasukkan wastra nusantara dalam berpakaian di setiap momentum”, tutupnya.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT