News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Dugaan Penganiayaan Santri Banyuwangi, Hotman Paris Turunkan Tim Pengacara

Mencuatnya kasus dugaan penganiayaan terhadap santri asal Banyuwangi ini menarik perhatian pengacara Hotman Paris. Ia berkomitmen akan ikut mengawal kasus ini.
Selasa, 27 Februari 2024 - 11:11 WIB
Santri Banyuwangi korban dugaan penganiayaan dan Hotman Paris
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnewnews.com - Pengacara kondang Hotman Paris memberikan reaksi keras terkait kasus dugaan penganiayaan santri Banyuwangi.

Dugaan kasus penganiayaan tersebut bermula dari beredarnya video keluarga korban berinisial BBM (14 tahun) histeris melihat jenazah anaknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, korban diantarkan oleh perwakilan pesantren ke rumah keluarga dalam keadaan tidak bernyawa.

Perwakilan pihak pesantren mengatakan bahwa korban meninggal karena terjatuh di kamar mandi.

Namun, pihak keluarga tidak diperbolehkan membuka kain kafan yang membalut korban karena sudah suci dimandikan sebelum diantar.

(Kasus Dugaan Penganiayaan Santri Banyuwangi, Hotman Paris Turunkan Tim Pengacara. Sumber: ig@hotmanparisofficial)

Semakin membuat keluarga curiga, dari kain kafan tersebut terliha bercak darah yang cukup besar.

Akhirnya, saat jenazah dibuka terlihat banyak luka lebam di sekujur tubuh korban serta hidung yang seperti patah. Adapula luka seperti sundutan rokok di bagian kaki korban.

Tak butuh waktu lama, video tersebu kemudian viral di media sosial dan menarik perhatian banyak pihak, salah satunya Hotman Paris.

"Halo Kapolda Jatim dan Kapolres Kediri! Tangkap pelakunya!" tulis Hotman Paris di akun Instagram miliknya, Senin (26/2/2024).

Sebelumnya, Hotman mendapatkan kiriman video berupa permintaan tolong dari ibu korban.

Ia pun mengatakan pihaknya akan langsung ikut turun tangan mengawal dugaan kasus penganiayaan ini.

"Ya Ibu! Tim Hotman 911 (@zaskiadhea_) akan segear meluncur ke Kediri!" tulis Hotman menanggapi video dari ibu korban.

Polisi Tangkap Tersangka, Ternyata Senior Korban

Pada Senin (26/2/2024) malam, pihak Polres Kediri Kota mengungkapkan telah mengamankan 4 orang tersangka

Keempat tersangka merupakan siswa kelas 11 sampai 12, yakni NN (18) kelas 11 asal Sidoarjo, MA (18) kelas 12 asal Kabupaten Nganjuk, AK (17) warga Surabaya, dan AF (16) asal Bali.

"Tindak lanjut meninggalnya santri, kami melakukan penyelidikan dan kami sudah menetapkan empat tersangka, yang merupakan senior korban." Jelas AKBP Bramastyo Priyaji, Kapolres Kediri Kota, Senin, (26/02/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lanjut Bramastyo, keempat tersangka tidak lain lain adalah teman korban di pondok pesantren. Korban diduga dianiaya oleh santri lainnya di dalam wilayah ponpes.

Saat ini, kata Bramastyo, pihak kepolisian masih mendalami motif penganiayaan dan akan memeriksa saksi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta jadi sorotan usai dinonaktifkan Dedi Mulyadi. Ternyata total penghasilan bisa mencapai puluhan juta termasuk tunjangan.
Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Hujan pada musim tak menentu membawa kesejukan dan rahmat. Simak hikmah serta doa yang dianjurkan setelah hujan reda agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT
Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham Hotspur berakhir mengecewakan setelah timnya kalah 0-1 dari Sunderland pada laga yang digelar di Stadium of Light, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral