News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tragis! 4 Bocah di Jagakarsa Diduga Dibunuh oleh Ayahnya, Reza Indragiri: Kalau Pelakunya Waras, Hukum Mati!

Warga Jagakarsa, Jakarta Selatan dihebohkan penemuan mayat 4 bocah yang tewas dengan mengenaskan. Keempat bocah itu diduga dibunuh ayahnya, Panca Darmansyah.
Kamis, 7 Desember 2023 - 11:48 WIB
Penemuan Jasad 4 Bocah di Jagakarsa, Jakarta Selatan
Sumber :
  • tim tvOnenews/Aldi Herlanda

Jakarta, tvOnenews.com - Warga Jagakarsa, Jakarta Selatan dihebohkan dengan penemuan mayat 4 bocah yang tewas dengan mengenaskan. 

Keempat bocah itu diduga dibunuh ayahnya sendiri yang bernama Panca Darmansyah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Empat bocah tersebut yaitu VA (6), SA (4), AA (3), dan AK (1) ditemukan tewas di atas tempat tidur dengan kondisi tubuh sudah membiru.

"Keempat anak ini adalah anak-anak dari saudara P dan istrinya saudari D ditemukan berjejer di tempat tidur dalam kondisi MD," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Kamis (7/12/2023).

tvonenews

Pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel menyarankan agar kedua orang tua diperiksa masalah mentalnya.

Hal ini karena tewasnya keempat anak ini begitu ekstrim.

“Relevan untuk dicari tahu kondisi bahkan masalah mental yang mungkin dialami pelaku. Depresi, adiksi obat-obatan, dll,” ujar Reza dalam keterangan tertulis yang diterima tvOnenews.com pada Kamis (7/12/2023). 

Reza juga berharap polisi merespon cepat jika ada aduan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

“Begitu menerima kabar tentang KDRT. Tapi memang tidak mudah dalam praktiknya. Misal: di Amerika Serikat, laporan tentang KDRT masuk setiap 3 menit. Di Australia, 2 menit. Di Indonesia, saya tak punya datanya,” saran Reza.

“Perkiraan saya, rendah, karena masyarakat menganggap KDRT sebagai masalah domestik yang tabu untuk diikut campuri,” sambung Reza. 

Bahkan kata Reza, belum lagi jika khalayak luas mengalami krisis kepercayaan terhadap polisi.

“Jumlah polisi juga acap kali masih disebut-sebut sebagai kendala bagi kecepatan kerja polisi,” kata Reza.

Reza kemudian mengatakan bahwa Petugas Bhabinkamtibmas juga, berdasarkan pengamatan di lingkungan Bogor Barat, kurang gesit dan rendah responsivitasnya.

“Situasi KDRT yang berat juga bisa membahayakan jiwa petugas polisi. Padahal, saya bertanya-tanya, seberapa jauh polisi kita sudah terlatih agar bisa menangani insiden KDRT secara aman,” ujarnya.

Namun menurut Reza, sebutan kejadian ini sebagai KDRT sepertinya tidak lagi memadai. 

“Ini tepat disebut pula sebagai kasus pembunuhan berencana terhadap anak,” kata Reza.

Jika terbukti pelaku tidak mengalami gangguan jiwa, maka pelaku harus dihukum mati.

“Kalau pelakunya waras, hukum mati,” tegas Reza.

Reza kemudian menjelaskan bahwa dirinya tidak bermaksud mendramatisasi. 

Namun sebagaimana Reza khawatir bahwa Indonesia sedang berhadapan dengan tanda-tanda suicide epidemic. 

“Dalam kasus ini, pelaku sepertinya juga mencoba bunuh diri, tapi gagal. Apa pun itu, bunuh diri sudah menjadi aksi,” jelas Reza. 

Hal ini dengan asumsi bahwa kasus Jagakarsa merupakan satu kasus yang menandai suicide epidemic.

“Dan bertalian dengan KDRT, maka tidak cukup lagi penyikapan kasus per kasus. Butuh program berskala luas untuk mengatasi KDRT dan bunuh diri,” katanya. 

Reza juga menilai bahwa perlakuan punitive berupa pemenjaraan, misalnya, tidak serta-merta mujarab. 

“Dalam kasus KDRT dua seleb belum lama ini, yang berujung penjara bagi suami, saya mengusulkan ada perlakuan selektif berupa wajib rehabilitasi bagi pelaku,” saran Reza/

“Antara lain anger management, drug intoxification,” lanjutnya.

Kronologi Penemuan Jasad 4 Bocah di Jagakarsa

Saat ditemukan, keempat bocah tersebut terlihat sudah membiru dengan kondisi telentang di kasur.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Ade Ary Syam Indradi menyebut pihaknya kini masih melakukan kolaborasi interprofesi untuk mengusut kasus tersebut. 

Nmaun Ade masih belum bisa untuk membeberkan lebih lanjut atas kasus meninggalnya 4 bocah di Jagakarsa itu.

"Akan kami laksanakan kolaborasi interprofesi antara doktor kemudian labfor. Kami juga akan melakukan pemeriksaan psikolog forensik," ungkapnya.

Tak hanya menemukan empat bocah, warga juga menemukan tulisan di lantai yang diduga ditulis dengan menggunakan darah.

Tulisan 'Puas Bunda Tx For All' itu diduga ditulis oleh Panca Darmansyah untuk istrinya yang diketahui saat kejadian sedang dirawat di rumah sakit.

Setelah menulis tulisan itu dan menghabisi nyawa anak-anaknya, Panca Darmansyah melakukan bunuh diri yang ditemukan di kamar mandi.

Tangan Panca terlihat mengeluarkan darah dengan sebuah pisau yang tergeletak tak jauh dari tubuhnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga bernama Irwan memberikan kesaksiannya terkait adanya temuan jasad empat bocah di dalam kediamannya itu.

Ia mengatakan temuan jasad empat bocah di dalam kediamannya itu berawal dari adanya warga yang mencium aroma tak sedap keluar dari lokasi tersebut.

"Bau bangkai sampai bongkar plafon, enggak ketemu. Terus tadi pagi tetangga telepon saya, dia bilang 'Pak Irwan tolong ada bangkai sebelah Pak Panca. Tolong bersihin bangkai di kamar mandi ada bau nggak enak', sudah gitu aja," ungkap Irwan kepada awak media, Jakarta, Rabu (6/12/2023).

Irwan menuturkan sebelum ditemukan tewas dirinya sempat bertemu ayah dari keempat anak tersebut. Irwan mengaku bertemu dengan sang ayah tengah menggendong seorang dari keempat anaknya itu pada Minggu (3/12/2023).

Pada hari itu pula, Irwan mengaku sempat melihat adanya aksi KDRT sebelum temuan empat bocah yang tewas dalam kediamannya itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"KDRT awalnya, hari Minggu kemarin KDRT," ungkapnya. (put)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral