Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Rekan Kerja di Bekasi Berupaya Hilangkan Jejak, Buang Potongan Tubuh ke Beberapa Lokasi di Bogor
- istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua karyawan ayam geprek berinisial S (27) dan DS alias ANS (24) yang membunuh dan memutilasi rekannya berinisial AH, di kios ayam geprek, kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo, mengatakan kedua pelaku sempat ingin menghilangkan jejak, sebelum melarikan diri ke Majalengka.
Awalnya pelaku mengajak korban untuk ikut melancarkan aksi pencurian. Namun korban menolak.
“Dari hasil interogasi, diketahui kejadian bermula pada Sabtu dini hari, 21 Maret 2026 sekitar pukul 03.30 WIB, saat pelaku mengajak korban mencuri kendaraan operasional, namun ditolak,” kata Andaru, kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).
Kemudian pelaku membunuh korban, dan setelahnya pelaku berupaya menghilangkan jejak sehingga memutulasi korban dan membuang beberapa potongan tubuh korban ke wilayah Kabupaten Bogor.
“Untuk menghilangkan jejak, pelaku memutilasi tubuh korban dan menyimpannya di freezer, lalu mengambil barang-barang korban. Pada 27 Maret 2026, pelaku membuang potongan tubuh korban di beberapa lokasi di Kabupaten Bogor sebelum melarikan diri ke Majalengka,” terang Andaru.
Sementara itu, Andaru menegaskan, saat ini kedua pelaku telah diamankan di Subdit Jatanras Polda Metro Jaya untuk proses lebih lanjut.
Untuk diketahui, Polisi mengungkap motif dua karyawan ayam geprek berinisial S (27) dan DS alias ANS (24) melakukan pembunuhan disertai mutilasi terhadap rekannya berinisial AH, di dalam freezer kios ayam geprek, kawasan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan, kedua pelaku ingin menguasai harta benda milik majikannya.
Kemudian diketahui bahwa pelaku awalnya ingin mengambil mobil milik majikannya, namun karena pengamanannya ketat, kedua pelaku mengambil motor.
“(Pelaku) Ingin menguasai barang milik majikannya. Awalnya yang mau diambil itu adalah mobil. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat sehingga yang rencananya awalnya mobil, bergeser ke motor,” ucap Iman, kepada wartawan, Selasa (31/3/2026).
Sementara itu, Iman menuturkan, kedua pelaku mengajak korban untuk mencuri. Namun karena menolak, maka pelaku membunuh korban.
“Namun tetap si korban tetap tidak mau mengikuti kemauan para tersangka. Akhirnya si tersangka membunuh korban tersebut,” ucapnya. (ars/muu)
Load more