News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak dan Menantu M Yacob Ditangkap Polda Sumut, Terlibat Jaringan Gembong Narkoba

Dari pengungkapan ini, M Yacob dan kuasa hukumnya yang beberapa waktu lalu berkoar-koar bila barang bukti sabu 12 Kg digelapkan hingga dipaksa rombak BAP oleh petugas tak dapat mengelak lagi.
Senin, 9 Oktober 2023 - 20:34 WIB
Jaringan M Yacob Melibatkan Anak Dan Menantu Serta Narapidana Kendalikan Sabu Aceh Lampung.
Sumber :
  • Yoga

Medan, tvOnenews.com - Terpidana kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat 20 Kg, M Yakob, yang divonis hukuman seumur hidup terbukti berkaitan dengan dua dari enam tersangka narkoba sabu dengan seberat 45 Kg yang ditangkap Selasa (3/10/2023) pekan lalu oleh Ditresnarkoba Polda Sumut.

Dari pengungkapan ini, M Yacob dan kuasa hukumnya yang beberapa waktu lalu berkoar-koar bila barang bukti sabu 12 Kg digelapkan hingga dipaksa rombak BAP oleh petugas tak dapat mengelak lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kombes Pol Yemmy Mandagi dan jajaran pun akhirnya sukses membongkar jaringan M Yacob yang melibatkan anak laki-laki dan menantunya. Diketahui mereka adalah pengendali peredaran sabu lintas Provinsi Aceh hingga Lampung dan Jambi.

Keduanya masing-masing berinisial S dan MM. S merupakan menantu Yacob, sedangkan MM anak kandungnya.

"Keduanya kita tangkap bersama empat tersangka lainnya dalam pengungkapan jaringan narkoba yang dikendalikan dari dalam Rutan oleh narapidana N alias Agam yang merupakan napi narkoba," ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Minggu (8/10/2023) malam, kepada tvOnenews.com.

Anak dan menantu M Yacob menjadi pintu masuk terungkapnya jaringan yang dipasok sabu-sabu dari seorang warga negara Malaysia berinisial A. Dari mobil dikendarai keduanya. Polisi mengamankan dua karung goni plastik berwarna putih di dalamnya masing-masing terdapat 40 bungkus plastik seberat 1 Kg.

“Sehingga dari kedua goni tersebut jumlah keseluruhannya sebanyak 40 Kg sabu-sabu,” ungkap Hadi.

Selain itu, ia menjelaskan, petugas juga menemukan lima bungkus plastik sabu-sabu dengan berat keseluruhan 5 Kg yang disembunyikan dalam bagasi mobil yang ditumpangi S dan MM tersebut.

“Kedua tersangka kita tangkap di Jalan Lintas Medan-Banda Aceh di Sungai Lueng, Langsa Timur, Kota Langsa, Aceh. Dari keterangan S dan MM. Narkoba diperoleh atas suruhan W kini masih penyelidikan, di Simpang Opak, Aceh Tamiang. W menyuruh anak dan menantu Yacob untuk menyerahkan sabu-sabu ke MR," ungkap Hadi.

Selanjutnya, polisi menangkap MR bersama TM di Jalan Lintas Aceh-Medan, Peureulak, Aceh Timur dengan mobil yang digunakan.

Dari keterangan MR, sabu-sabu tersebut akan diserahkan kepada NF yang kemudian berhasil ditangkap di pinggir Jalan Lintas Banda Aceh-Aceh.

“Ternyata, 45 Kg sabu yang berhasil kita ungkap dari anak dan menantu M Yacob tersebut akan diserahkan kepada seseorang di Lampung atas suruhan A, seorang napi di Rutan," ungkap lulusan Akpol 1998 tersebut.

Pengungkapan berlanjut, Ditresnarkoba Polda Sumut dipimpin Direktur Narkoba, Kombes Pol Yemmy Mandagi beserta jajaran kemudian mengembangkan kasus tersebut.

Terungkap jaringan ini dikendalikan oleh N alias Agam, seorang Napi kasus Narkoba yang mendekam di Rutan Tanjung Gusta dengan vonis 17 tahun Penjara.

“Nasrun alias Agam ini yang kendalikan jaringan anak dan menantu M Yacob tersebut dari dalam Rutan Tanjunggusta. Sabu-sabu 45 Kg tersebut diperoleh dari warga negara Malaysia bernama Aseng," pungkas Hadi.

Kanwil Kumham Sumut Benarkan Keterlibatan Napi dan Dukung Penuh Kepolisian

Kanwil Kemenkumham Sumut dan pihak Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas  1 Medan terus berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Polda Sumut, menyusul pemberitaan di sejumlah media terkait dugaan keterlibatan salah satu narapidananya dalam kasus narkoba.

Hal ini ditegaskan Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Utara, Rudy F Sianturi, Selasa (3/10/2023) kepada tvOnenews.com.

Sebelumnya Ditresnarkoba Polda Sumut menangkap 11 orang jaringan pengedar sabu yang melibatkan narapidana bersial N di Rutan Kelas I Tanjungggusta Medan.

“Ya, benar kami sudah mendapatkan laporan itu dari Ka Rutan Kelas I Tanjungggusta Medan, Nimrot Sihotang. Bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Sumut. Kami dan seluruh Lapas Rutan Medan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengungkap dan memberantas peredaran narkoba itu, tanpa tebang pilih pasti,” kata Rudy.

Lebih lanjut Rudi menjelaskan, jajaran Kanwil Kemenkumham Provinsi Sumut memastikan dan mendukung penuh proses penyelidikan atau penyidikan yang tengah dilaksanakan Polda Sumut.

“Sekali lagi saya tegaskan, jajaran kami mendukung upaya pihak kepolisian melakukan pendalaman bila terbukti ada ketertiban narapidana atau mungkin ada keterlibatan petugas. Kami tegaskan bahwa jajaran pemasyarakatan berkomitmen untuk terus memerangi narkoba dan menindak siapa saja yang terbukti terlibat,” kata Rudy.

Sementara itu, menindaklanjuti hal tersebut Rutan Medan langsung bertindak cepat dengan melakukan deteksi dini untuk mencari informasi demi menghindari terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) dengan melakukan penggeledahan di kamar napi.

"Komitmen kami sama, dari tingkat pimpinan dan pelaksana, perang terhadap narkoba, siapun yang terbukti terlibat kami tunggu dan kiranya dapat kami tindak tegas sesuai peraturan hukum berlaku,” ujar Rudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terakhir, tampak pasca pengungkapan jaringan narkoba M Yakob yang melibatkan anak dan menantunya dengan 45 Kg sabu jaringan Aceh, Palembang, Jambi melibatkan narapidana. Kunjungan pun dipeketat petugas dengan memeriksa barang bawaan pengunjung. 

"Dan sudah kami laksanakan, kami tegaskan dan arahkan seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Medan untuk tetap berpegang teguh pada tiga kunci pemasyarakatan sesuai pesan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yakni berantas narkoba, jaga kamtib dan terus bersinergi dengan aparat penegak hukum, serta back to basic,” tutup Rudy. (ysa/nof)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Harapan Besar Calvin Verdonk setelah Lihat Kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026, Calon Bintang Besar Timnas Indonesia?

Harapan Besar Calvin Verdonk setelah Lihat Kualitas Dony Tri Pamungkas di FIFA Series 2026, Calon Bintang Besar Timnas Indonesia?

Penampilan impresif wonderkid Persija Jakarta Dony Tri Pamungkas di ajang FIFA Series 2026 rupanya tak hanya mencuri perhatian suporter, tapi juga rekan setim-
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 7 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok 7 April 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak peluang dan strategi finansialmu.
Gugat SK Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, SMK IDN Bogor: Harusnya Ada Pembinaan, Bukan Langsung Cabut Izin

Gugat SK Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, SMK IDN Bogor: Harusnya Ada Pembinaan, Bukan Langsung Cabut Izin

Kasus permasalaha pencabutan izin operasional SMK IDN Bogor oleh SK Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memasuki babak baru. Pihak sekolah resmi menggugat SK itu.
Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Dalam laga yang turut menyeret nama bek sekaligus kapten Timnas Indonesia Jay Idzes itu, terjadi drama mewarnai kemenangan tipis Sassuolo atas Cagliari pada ...
Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang rezeki dan tantangan finansial besok.
Mengejutkan! Gattuso Tolak Pesangon Usai Mundur dari Timnas Italia

Mengejutkan! Gattuso Tolak Pesangon Usai Mundur dari Timnas Italia

Sikap terpuji ditunjukkan Gennaro Gattuso usai mengakhiri masa jabatannya bersama Timnas Italia. Laporan dari Italia menyebutkan bahwa Gattuso memilih untuk tidak menuntut pesangon demi memastikan staf pelatihnya mendapatkan kompensasi yang layak.

Trending

Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Kapten Timnas Indonesia Disebut Ceroboh? Begini Rapor Jay Idzes Usai Laga Panas Sassuolo vs Cagliari di Liga Italia

Dalam laga yang turut menyeret nama bek sekaligus kapten Timnas Indonesia Jay Idzes itu, terjadi drama mewarnai kemenangan tipis Sassuolo atas Cagliari pada ...
Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 7 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 7 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Simak peluang rezeki dan tantangan finansial besok.
Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Orang Tua Siswa SMK IDN Bogor Tak Tinggal Diam, Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemprov Jabar ke Ombudsman

Polemik pencabutan izin operasional SMK Islamic Development Network (IDN) Boarding School Jonggol, Bogor makin berlarut. Para orang tua siswa datangi Ombudsman.
Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Selepas Main Bola di Lombok, Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Kedapatan Temui Ayah Emil Audero

Setelah ikut main bola bareng pemuda setempat, kunjungan pelatih Timnas Indonesia John Herdman ke Lombok kali ini bertemu dengan Edy Mulyadi, ayah Emil Audero.
Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Yeum Hye-seon Tinggalkan Megawati Hangestri Usai Nonton Final Four Proliga 2026, Volimania Indonesia Patah Hati

Volimania Indonesia merasa patah hati setelah Yeum Hye-seon harus meninggalkan Megawati Hangestri usai menyaksikan aksi mantan rekan setimnya di final four Proliga 2026.
Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Susul Justin Hubner, Satu Pemain Abroad Timnas Indonesia Tiba-Tiba Menghilang usai FIFA Series 2026

Satu pemain abroad Timnas Indonesia mendadak menghilang setelah gelaran FIFA Series 2026. Sebelumnya, Justin Hubner juga telah menghilang karena skandal yang tengah terjadi di Liga Belanda.
Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Sebelum Balik ke Korea Selatan, Yeum Hye-seon Titipkan Pesan Spesial untuk Megawati Hangestri

Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon sempat titip pesan untuk Megawati Hangestri jelang laga JPE vs Popsivo Polwan semalam. Kini, dia telah pulang ke Korea Selatan.
Selengkapnya

Viral