News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petani Subang Bisa Survive Hadapi El Nino

Dirjen Tanaman Pangan Suwandi mengatakan, panen padi 500 hektare di Subang varietas inpari hasil 8,5 hingga 9 ton per hektar dan harga gabah di petani 7.200 jadi ini berkah buat petani.
Senin, 9 Oktober 2023 - 12:32 WIB
Kementerian Pertanian terus menggenjot produksi pertanian, kendati dihadapkan tantangan El Nino alias kekeringan.
Sumber :
  • Humas Kementan

tvOnenews.com - Kementerian Pertanian terus menggenjot produksi pertanian, kendati dihadapkan tantangan El Nino alias kekeringan. Lewat sejumlah program dan terobosan, upaya Kementan mulai membuahkan hasil

Di Desa Ciasem Girang, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat, para petani disana berhasil 'survive' di tengah El Nino. Hasil rata-rata ubinan mereka rata-rata 8,5 sampai 9 ton per hektare GKP (Gabah Kering Panen). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Presiden Joko Widodo hadir dalam panen raya tersebut bersama plt. Menteri Pertanian dan jajarannya. Menurut Jokowi, satu tahun di semester pertama, capaian panen tinggi. Kemudian di semester dua, 1 hektar bisa panen sampai 9 ton. " Kita berharap dari panen tersebut bisa menambah stok cadangan kita," kata Jokowi. 

Presiden Jokowi mengakui, saat ini stok yang ada di Bulog 1,7 juta ton masih harus ditamba lagi sampai akhir tahun, kira-kira 1,5 juta ton. 

"Kenapa cadangan itu ditambah, karena El Nino berpengaruh ada produksi dan hasil panen yang ada," ujarnya. 

"Sekali lagi karena El Nino produksi itu menurun dan berkurang.Tapi gak ada masalah karena cadangan di Bulog masih ada 1,7 juta ton," kata Jokowi. 

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan, panen padi 500 hektare di Subang varietas inpari hasil 8,5 hingga 9 ton per hektar dan harga gabah di petani 7.200 jadi ini berkah buat petani. Untuk produktivitasnya bisa mencapai 9,0 ton perhektare.

"Semoga di ujungnya nanti juga harga beras tidak naik. Ini menunjukan, di tengah El Nino hamparan sawah tetap bisa panen. Saya minta setelah panen, olah tanah lagi selagi airnya masih basah untuk kejar tanam. Yang selama ini setahun bisa dua kali, ditingkatkan index tanamnya 3 kali," jelas Suwandi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poktan Mukti Tani IV mempunyai luas hamparan nya 760 hektare menggunakan varietas Inpari dengan Indek Pertanaman dua kali dalam setahun. Untuk provitasnya mencapai 8,4 ton/hektare. Sementara untuk biaya produksi Rp 12 jt perhektare. Harga gabah posisi sekarang Rp 7200/kg, untuk harga beras Rp 13.500/kg

Kementan mencatat selama El Nino di Subang, diketahui daerah yang terkena kekeringan mencapai 2.082  perhektare, kemudian untuk puso kekeringan menyentuh 390 hektar. Terkait hal ini pemerintah memberikan benih gratis kepada para petani.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT