News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seolah Masa Bodoh dengan Pemberitaan Miring, Panji Gumilang Sampaikan Hal ini di Hadapan Massa Ponpes Al Zaytun

Nama Ponpes Al Zaytun dan pimpinannya Panji Gumilang, saat ini tengah mendapatkan sorotan dari masyarakat setelah berbagai kontroversi yang terjadi di dalamnya.
Senin, 31 Juli 2023 - 16:34 WIB
Kolase Panji Gumilang
Sumber :
  • Kolase Tim TvOne

tvOnenews.com - Nama Pondok Pesantren Al Zaytun dan juga pimpinannya yakni Panji Gumilang, saat ini tengah mendapatkan sorotan dari masyarakat setelah berbagai kontroversi yang terjadi di dalamnya.

Beragam kontroversi yang terjadi soal cara ibadah yang dilakukan oleh para santri dan juga ajaran dari Panji Gumilang di dalam Ponpes Al Zaytun dianggap menyimpang viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu persatu kontroversi serta keanehan dalam beribadah di Ponpes Al Zaytun pun mulai terungkap dan menuai kritikan publik pasalnya hal tersebut dinilai menyimpang dari ajaran agama Islam. 

Imbas dari segala kontroversi dari Pondok Pesantren Al Zaytun, kini Ponpes yang dipimpin oleh Panji Gumilang itu pun dikaitkan dengan organisasi Negara Islam Indonesia atau NII KW9.

Meski saat ini Panji Gumilang dan juga Ponpes Al Zaytun tengah diterpa berbagai isu miring dan juga berbagai kontroversi, Panji Gumilang seolah tidak peduli dan tidak menanggapi berbagai pemberitaan miring di luar sana.

Baru-baru ini, diketahui kalau Panji Gumilang menyambut kedatangan para santri baru Madrasah Aliyah Kejuruan atau MAK Al Zaytun.

Pada acara topo broto yang rutin dilakukan di Ponpes Al Zaytun, PAnji Gumilang menyampaikan sedikit Tausiyah sekaligus menyambut kedatangan santri baru MAK Al Zaytun.

Pada acara tersebut hadir juga duta besar Indonesia untuk Jepang yang menyampaikan sedikit pidatonya terkait dengan peluang kerja yang terbuka lebar di negeri sakura itu.

Mendengar pidato tersebut, Panji Gumilang pun langsung bereaksi dan meminta para pemuda dan masyarakat Indonesia yang masih berada di usia produktif untuk lebih memilih bekerja di dalam negeri.

Panji Gumilang mengatakan kalau dirinya lebih mengharapkan masyarakat Indonesia memilih untuk bekerja dan membangun Indonesia ketimbang pergi keluar negeri.

"Kalau tadi Pak Duta Besar menyampaikan betapa banyaknya pekerjaan di Jepang betapa menggiurkannya kerja di Jepang bagaimana pendapatan yang akan diraih kalau kerja di Jepang, itu kita hormati dan kita sanjung," kata Panji Gumilang.

"Saudara-saudara, Wali Santri, Syekh sungguh tidak akan membuat Madrasah Aliyah Kejuruan kalau tidak bisa menampung lulusannya, kalau sombongnya itu jangan sampai diserap oleh orang luar negeri," lanjutnya.

Panji Gumilang mengatakan kalau Indonesia saat ini sedang membutuhkan tenaga dari para pemudanya untuk membangun bangsa ini.

"Saudara-saudara kita ingin membangun negara kita kalau itu tujuan pendidikan kita, lambat atau cepat kita ini bukan menjadi bangsa Indonesia yang mampu membangkitkan negaranya," ungkapnya.

"Jadi sekolah yang kita bangun dengan nama MAK Madrasah Aliyah Kejuruan itu kita mulai karena kita Al Zaytun sudah punya wadah untuk tamatan dan mereka yang tamat itu masuk ke dalam bidang-bidang yang dipelajari," sambungnya.

"Jadi kita tidak seperti MAK atau sekolah kejuruan lainnya yang mendidik hanya mendidik kemudian kerjasama dengan instansi atau industri-industri di luar kemudian kita salurkan," terangnya.

Panji Gumilang berharap di masa depan akan ada banyak pemuda yang lebih memilih untuk membangun Indonesia dibanding pergi keluar negeri dan menjadi pekerja di negeri orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Zaman penjajahan kita jadi jongos di negeri kita sendiri apakah iya dalam zaman seperti kita sekarang ini menjadi seakan-akan pekerja tetap di negara orang lain," lanjutnya. 

"Kapan bangsa ini mau tampil, kapan negara kita ini maju nah ini yang jadi rintihan Syekh siang dan malam. Saudara-saudara, Indonesia tempat kerja kita ayo kita bangun dengan ilmu pengetahuan terjadi Indonesia membangun Indonesia ini pesan saya," tutupnya. (akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral