News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begal Pantat di Malang Terekam CCTV, Teror Perempuan yang Lari Pagi

Saat pelecehan seksual itu terjadi, korban seorang wanita berinisial APW tengah lari pagi sendirian. Dari arah belakang, pelaku melakukan aksinya dan pergi.
Jumat, 12 November 2021 - 07:12 WIB
Pelaku Begal Pantat di Malang Terekam Kamera Pengawas
Sumber :
  • Edy Cahyono

Malang, Jawa Timur - Aksi begal pantat terjadi di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Peristiwa itu viral di media sosial setelah pelaku  terekam cctv. Saat pelecehan seksual itu terjadi, korban seorang wanita berinisial APW tengah lari pagi.

Kejadian berlangsung di Jalan Haji Mustofa, Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Selasa (9/11) sekitar pukul 06.58 WIB. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban APW sudah melaporkan kasus pelecehan yang dia alami ke Polsek Pakis. Kapolsek Pakis AKP M Lutfi membenarkan, kalau korban sudah melaporkan peristiwa pelecehan tersebut.

"Kami tindak lanjuti sesuai keterangan korban dan masih kami lakukan penyelidikan," jelas Lutfi. 

Kini, polisi masih menyelidiki kasus begal pantat yang dialami korban dengan memeriksa sejumlah rekaman CCTV.

"Identifikasi pelaku tengah dilakukan dengan melihat rekaman CCTV di lokasi kejadian. Video itu juga tersebar di media sosial," tambahnya.

"Olah TKP telah kami lakukan, selain itu kami juga telah meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui ketika kejadian," ungkap Lutfi saat dikonfirmasi tvonenews.com, Kamis (11/11/2021).

Lutfi menyebut, aksi begal pantat terjadi di sekitar SMK Nahdlatul Ulama 04 Pakis atau Jalan H Mustofa, Desa Pakiskembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Korban merupakan karyawati salah satu bank di Kota Malang yang tengah berolahraga pagi.

"Saat kejadian korban lari pagi seorang diri, dari arah belakang pelaku melakukan aksinya dan pergi," ujar Lutfi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Teror begal pantat ini telah meresahkan penduduk setempat karena disebut sering terjadi. Meski demikian, polisi baru menerima satu laporan.

Lutfi mengatakan, dari keterangan korban, pelaku mengendarai motor dan mengenakan jaket merah. (Edy Cahyono/act)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT