News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kelakar Lasarus saat Lihat Pimpinan Perusahaan Tol Duduk di Balkon Rapat DPR: Tolnya Lagi Disorot Masuk Politik

Ketua Komisi V DPR Lasarus berkelakar melihat pimpinan perusahaan jalan tol duduk di balkon saat sedang rapat kerja. Kelakar itu terucap karena isu jalan tol.
Rabu, 24 Mei 2023 - 13:01 WIB
Ketua Komisi V DPR Lasarus
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Komisi V DPR Lasarus berkelakar saat melihat para pimpinan perusahaan jalan tol duduk di balkon saat sedang rapat kerja. Kelakar itu terucap karena isu jalan tol sedang ramai dibahas terkait politik.

Awalnya, Lasarus sedang memperkenalkan satu persatu tamu undangan yang hadir. Dia kemudian menyebutkan Direktur Pengembangan dan Operasi PT. Waskita Toll Road, Muhammad Sadali, dan Direktur Operasi PT. Jasa Marga, Fitri Wiyanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kemudian PT. Waskita Toll Road Muhammad Sadali. Ya, tolong pak silahkan cari tempat duduk yang enak, pak. Kemudian PT Jasa Marga, Bu Fitri Wiyanti Direktur Operasi,” kata Lasarus di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (24/5/2023).

Dia pun menyinggung letak tempat duduk pimpinan perusahaan jalan tol itu yang duduk di balkon ruang rapat. Lasarus lantas mengatakan alasan duduk di balkon karena isu terkait jalan tol sedang ramai dibicarakan dalam ranah politik.

tvonenews

“Ya di atas semua ya, ini kayaknya pemain jalan tol di atas semua ini karena tolnya sedang disorot yang masuk ranah politik,” ujar Politikus PDIP itu.

Adapun momen itu terjadi dalam Rapat Kerja Komisi V DPR bersama Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, BMKG, Basarnas, dan Korlantas Polri. Rapat ini membahas soal evaluasi pelaksanaan infrastruktur dan transportasi pada mudik lebaran tahun 2023.

Proyek Jalan Tol era Jokowi Dikritik

Sebagai informasi, proyek pembangunan jalan tol era Presiden Joko Widodo dikritik oleh Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla (JK) dan bakal capres Partai NasDem Anies Baswedan.

JK menilai pembangunan jalan tol dan jalan biasa tidak merata di Indonesia. Dia pun mengaitkan soal kondisi jalan rusak di Provinsi Lampung.

"Baru-baru ini viral kenapa jalan di Lampung-Jambi, dan juga Makassar rusak luar biasa. Namun, 170.000 kilometer jalan rusak di Indonesia, itu data BPS," ucap JK di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (20/5/2023).


Ilustrasi Proyek Pembangunan Jalan Tol (ant)

Menurutnya, kondisi jalan biasa yang rusak kurang mendapat perhatian lebih daripada pembangunan jalan tol. Kondisi ini tentu menunjukkan ketidakadilan.

"Artinya, orang bisa menganggap kalau mau jalan baik hanya orang mampu orang yang bisa karena bayar. Namun, jalan rakyat yang dijalani tiap hari, petani kita, oleh pedagang kecil kita, oleh siapapun rusak tidak diperbaiki. Itu ketidakadilan untuk rakyat, contoh yang kecil sekali," jelasnya.

Sementara itu, Anies menyebut pembangunan infrastruktur jalan era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lebih baik dibandingkan era Jokowi. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menilai era SBY pembangunan jalan biasa lebih banyak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau saya bandingkan dengan pemerintah 10 tahun lalu di zaman Pak SBY, jalan tak berbayar dibangun sepanjang 144 ribu km atau 7,5 kali lipat," kata Anies.

Sedangkan era Jokowi malah memperbanyak jalan tol daripada jalan biasa. Menurut dia, pembangunan jalan biasa era Jokowi hanya 19 ribu km. Kemudian, jalan tol dibangun sepanjang 1.600 km. (saa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral