GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Covid-19 Melandai, Sleman Waspadai Gelombang Ketiga

Meskipun mulai melandai, Cahya mewanti-wanti masyarakat jangan bereuforia seolah Covid-19 sudah tidak ada. Cahya mengingatkan agar tetap mewaspadai datangnya gelombang ketiga.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 13 Oktober 2021 - 07:58 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama
Sumber :
  • Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Sleman, Yogyakarta mulai melandai. Data Satgas Covid-19 pada hari Selasa (12/10) hanya ada 10 kasus konfirmasi baru dalam satu hari. Namun meski mulai turun, Dinas Kesehatan Sleman meminta masyarakat mewaspadai gelombang ketiga.

Penurunan angka positif Covid-19 juga ditandai dengan berkurangnya pasien di sejumlah rumah sakit rujukan. Tingkat keterisian tempat tidur (BOR) bahkan menurun drastis dibanding pekan lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk BOR isolasi Covid-19 yang non-kritikal saat ini 10,6 persen, sedangkan BOR untuk ICU Covid-19 terjadi penurunan yang cukup signifikan yaitu sekarang 5,56 persen yang pekan lalu masih di atas 20 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama, Selasa.

Cahya menyebut, pasien yang dirawat di RSUP dr. Sardjito tinggal satu orang, sementara di RSA UGM hanya tiga orang.

"Ini memang perlu kita syukuri adanya penurunan BOR untuk ICU Covid-19 artinya masyarakat yang terdampak dan kritis di rumah sakit rujukan Covid-19 sudah menurun," jelasnya.

Selain rumah sakit, sejumlah shelter isolasi terpadu di Kabupaten Sleman juga sudah tanpa penghuni. Cahya mengklaim, shelter Asrama Haji hanya tinggal satu orang, sementara shelter lainnya telah kosong.

"Shelter juga demikian saat ini sudah turun banyak hanya ada satu di Asrama Haji, yang (shelter) Gemawang tidak ada, di UII juga tidak ada, di Unisa sudah ditutup per 9 Oktober kemarin," tambahnya.

Meskipun mulai melandai, Cahya mewanti-wanti masyarakat jangan bereuforia seolah Covid-19 sudah tidak ada. Cahya mengingatkan agar tetap mewaspadai datangnya gelombang ketiga.

"Mohon disampaikan ke masyarakat untuk tetap menjaga prokes karena ini kita gak tahu unpredictable untuk Covid-19 ini apakah akan muncul gelombang ketiga atau tidak, kita lihat di beberapa negara tetangga ini sudah mulai mengalami gelombang ketiga, artinya apa kita harus tetap hati-hati," tegasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain disiplin prokes, menurut Cahya, senjata untuk menangkal penyebaran Covid-19 adalah dengan memperketat PPKM dan vaksin. 

"Jangan biarkan virus ini ketemu dengan inangnya, inangnya itu kan manusia. Senjata kita hanya itu PPKM diketati, prokes diketati, kemudian vaksin terus digalakkan sama satu lagi untuk dekontaminasi permukaan atau disinfeksi udara," terangnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak jadi polemik. 
Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 setelah membantai Madura United 5-0 pada pekan ke-23. 
Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

6 zodiak ini diprediksi sukses besar di dunia kerja pada 27 Februari 2026. Aries hingga Virgo panen keberuntungan!
Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Polisi kini memburu sosok bandar narkoba Koh Erwin yang terlibat dalam skandal setoran ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Trending

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi incaran Juventus, yang baru saja tersingkir dari Liga Champions 2025-2026. Michele Di Gregorio berpotensi didepak di musim panas seiring dengan performanya yang buruk.
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT