- Sodiq Ayo/via REUTERS
Kecelakaan Anthony Joshua Berlanjut ke Ranah Hukum, Pengemudi Mobil Bisa Dijerat Pidana
Jakarta, tvOnenews.com - Kasus kecelakaan mobil yang melibatkan mantan juara dunia kelas berat, Anthony Joshua, kini memasuki babak baru dan segera masuk ke ranah hukum.
Beberapa hari setelah insiden tragis tersebut terjadi, sopir mobil yang membawa Anthony Joshua dan kawan-kawan dilaporkan telah keluar dari rumah sakit dan berpotensi menghadapi tuntutan pidana atas perannya dalam kecelakaan fatal itu.
Melansir dari TMZ Sports, seorang juru bicara kepolisian menyampaikan kepada The Guardian Nigeria bahwa sopir yang disewa khusus untuk perjalanan tersebut telah dimintai keterangan.
Sang sopir yang identitasnya masih dirahasiakan itu disebut sudah berbicara langsung dengan pihak kepolisian guna menyampaikan kronologi kejadian berdasarkan sudut pandangnya.
The Guardian Nigeria juga mengungkapkan bahwa sopir tersebut kemungkinan dapat dikenai tuduhan mengemudi ugal-ugalan, yang diduga menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan pada Senin (29/12/2025) pukul 11.00 waktu setempat, atau Selasa (30/12/2025) dini hari WIB.
Selain itu, kasus ini semakin kompleks setelah diketahui bahwa pengemudi truk yang ditabrak oleh SUV yang ditumpangi Anthony Joshua justru melarikan diri dari lokasi kejadian sesaat setelah insiden berlangsung.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pengemudi truk tersebut.
Sekadar informasi, kecelakaan ini merenggut nyawa dua sahabat Joshua. Mereka adalah pelatih sekaligus sahabat lamanya, Sina Ghami dan Kevin "Latif" Ayodele, yang meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, Anthony Joshua dikabarkan hanya mengalami luka ringan. Petinju asal Inggris tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis tak lama setelah kecelakaan terjadi.
Kondisinya disebut stabil, dan kini sudah dinyatakan keluar dari rumah sakit untuk menjalani pemulihan di kediaman pribadinya pada Rabu (31/12/2025) waktu setempat.
Kecelakaan maut ini mengundang gelombang simpati dari komunitas tinju dunia. Sejumlah petinju dan tokoh olahraga secara terbuka menyampaikan doa serta ucapan belasungkawa kepada Joshua dan keluarga korban. Salah satunya datang dari Jake Paul, petinju yang dikalahkan Joshua di atas ring 12 hari yang lalu.
"Hidup jauh lebih penting daripada tinju. Saya berdoa untuk nyawa yang hilang, AJ, dan siapa pun yang terkena dampak kecelakaan yang tidak menguntungkan hari ini." kata Jake Paul di akun X pribadinya.