- Instagram @benavidez300
Dua Jagoan Tak Terkalahkan Beradu Kekuatan, Gelar Benavidez Dicopot Karena Narkoba
Benavidez lebih dahulu menjadi juara dunia di kelas ini. Ia merebut gelar juara dunia Super Menengah WBC yang kosong, saat Canelo masih merajai kelas menengah. Petinju kelahiran Phoenix, Arizona, Amerika itu menang atas Ronald Garvill, di Hard Rock Hotel & Casino, Nevada (8/9/2017).
Tapi petaka terjadi, selepas laga ulangan dengan Garvill (17/2/18), gelarnya dicopot. Benavidez positif menggunakan narkoba jenis Kokain. Tapi, 28 September 2019, Benavidez kembali mampu merebut gelar yang sama setelah menang TKO-9 atas Anthony Dirrell.
Nasib yang sama berulang, gelarnya dicopot karena ternyata ia tidak berada di berat badan yang seharusnya, 76,2 kg. Si Bendera Merah itu hanya 74an kilo. Hebatnya, di Arizona, (21/5/22) Benavidez kembali memperlihatkan kebolehannya saat mempecundangi David Lemieux dengan kemenangan TKO-3. Gelar yang lowong kembali direbut gelarnya.
Lalu, pada laga terakhir, ke-27, Benavidez menang angka mutlak atas Caleb Plant (25/5/23). Pertarungan yang penuh sensasi dan drama itu semakin memperkokoh pandangan para pengamat bahwa Benavidez dipercaya bakal menjadi petinju ketiga yang mampu mengalahkan Canelo. Pertama Floyd Mayweather Jr (14/9/13) lalu Dimitry Bivol (7/5/22). Namun istimewanya, masih kata para pengamat, Benavidez yang akan menyudahi karir gemilang Canelo.
Bagaimana pertarungannya melawan Demetrius Andrade? Tunggu bagian ke-2 tulisan Dua Jagoan Tak Terkalahkan....