Kehilangan Dua Sahabat dalam Kecelakaan Tragis, Anthony Joshua Butuh Waktu untuk Kembali ke Atas Ring
- Reuters
Jakarta, tvOnenews.com - Petinju kelas berat Inggris, Anthony Joshua, tengah menghadapi masa sulit usai kehilangan dua sahabat terdekatnya dalam sebuah kecelakaan tragis.
Peristiwa ini terjadi saat Joshua berada di Miami dan membuatnya harus mengesampingkan perayaan atas kesuksesan acara yang ia hadiri.
- Instagram/sina_evolve
Kecelakaan tersebut dipicu oleh ban kendaraan yang pecah hingga menyebabkan tabrakan dengan truk yang diparkir secara ilegal.
Insiden itu merenggut nyawa dua orang yang sangat dekat dengan Joshua. Sementara itu, Joshua dan sopirnya hanya mengalami luka ringan.
Peristiwa ini disebut sebagai kejadian yang sulit diterima, mengingat hasilnya bisa berbeda jika kecelakaan terjadi hanya dalam hitungan detik lebih cepat atau lambat.
Dilansir dari laman Metro.uk, Joshua diperkirakan membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi mentalnya setelah tragedi tersebut.
Situasi ini memunculkan tanda tanya terkait masa depan Joshua di ring tinju. Laga besar melawan Tyson Fury yang selama ini dinantikan publik masih belum memiliki kepastian, mengingat kondisi psikologis Joshua pascakecelakaan.
Meski demikian, kalender tinju dunia tetap bergulir. Awal tahun akan diwarnai sejumlah pertarungan menarik.
Moses Itauma dijadwalkan menghadapi Jermaine Franklin di Manchester.
- Sodiq Ayo/via REUTERS
Petinju muda tersebut berpeluang mencetak sejarah sebagai juara dunia termuda asal Inggris sejak Naseem Hamed pada usia 21 tahun.
Franklin sebelumnya mampu bertahan hingga akhir laga saat menghadapi Anthony Joshua dan Dillian Whyte.
Namun, laga melawan Itauma diprediksi akan menjadi ujian berat baginya. Pada akhir Januari, laga besar juga akan tersaji di Madison Square Garden.
Teofimo Lopez dan Shakur Stevenson akan memimpin kartu utama yang juga menampilkan duel kelas super ringan antara Keyshawn Davis dan Jermaine Ortiz.
Pertarungan-pertarungan tersebut turut menjadi perhatian petinju Inggris Adam Azim, yang dinilai memiliki peluang besar meraih gelar juara dunia tahun ini di kelas super ringan.
(aes)
Load more