- PBSI
Alwi Farhan Buka Suara Soal Anggapan Sebagai Andalan Tunggal Putra Indonesia Usai Lolos ke 16 Besar Indonesia Masters 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Sorotan publik terhadap sektor tunggal putra tanah air kini perlahan mengarah ke satu nama di Indonesia Masters 2026. Alwi Farhan, pebulu tangkis muda berusia 20 tahun, mulai sering disebut sebagai sosok penting di tengah dinamika tim Merah Putih.
Label tersebut muncul seiring performa stabil yang ia perlihatkan dalam rentang waktu cukup panjang. Konsistensi itu membuat namanya semakin sering menghiasi papan atas turnamen internasional.
Performa apik Alwi juga tercermin dari posisi ranking dunia. Saat ini, ia sudah bercokol di peringkat ke-18 BWF, sebuah pencapaian signifikan bagi pemain seusianya.
Di antara deretan tunggal putra Indonesia, posisi Alwi menjadi yang terbaik kedua. Ia hanya kalah dari Jonatan Christie yang masih menempati jajaran elite dunia.
Namun peta kekuatan tunggal putra nasional tidak sedang berada dalam kondisi ideal. Jonatan Christie kini menjalani karier di luar sistem pelatnas setelah memilih mundur dari PBSI sejak Mei 2025.
Situasi tersebut membuat publik menaruh harapan besar kepada Alwi Farhan. Ia pun kerap dikaitkan dengan status pemain utama atau andalan Indonesia di sektor tunggal putra.
Menanggapi hal itu, Alwi memilih bersikap realistis. Ia menilai penyematan status tertentu tidak bisa dilakukan secara sepihak dan hanya berdasar angka peringkat.
"Ya sebenarnya sama aja, nggak bisa dipatokin dari ranking aja. Yang kita tahu Aa (Anthony Sinisuka) Ginting juga baru sembuh dari cedera. Ubed (Moh. Zaki Ubaidillah) juga baru merasakan atmosfer turnamen senior beberapa turnamen terakhir," kata Alwi ditemui di Istora Senayan, Rabu (21/1/2026).
"Ya pastinya, mungkin itu persepsi orang aja, tapi saya nggak mau terlalu memikirkan ke situ," tambahnya.
- PBSI
Di sisi lain, kondisi Anthony Sinisuka Ginting sendiri masih dalam tahap membangun kembali performa. Cedera serius yang dialaminya sepanjang 2025 membuatnya harus menepi cukup lama hingga rankingnya merosot tajam.
Sementara itu, regenerasi juga tengah berjalan melalui kehadiran Moh. Zaki Ubaidillah. Pemain yang akrab disapa Ubed tersebut baru sepenuhnya terjun ke level senior setelah menutup karier juniornya dengan prestasi dunia.