- Instagram Red Sparks
Kehilangan Megawati Hangestri, Nasib Red Sparks Berputar 180 Derajat! Dari Finalis Kini jadi Juru Kunci Liga Voli Korea 2025/2026
tvOnenews.com - Performa Red Sparks di Liga Voli Korea 2025/2026 mengalami penurunan drastis sejak kehilangan trio penyerang mereka musim lalu, Megawati Hangestri Vanja Bukilic dan Pyo Seung-ju.
Tim yang musim lalu tampil gemilang kini harus menerima kenyataan pahit.
Red Sparks kesulitan bersaing sejak awal kompetisi bergulir. Mereka tak mampu menjaga konsistensi permainan sepanjang musim reguler.
- KOVO
Rentetan hasil buruk membuat posisi mereka terus terpuruk di klasemen.
Bahkan, Red Sparks harus menghabiskan musim di dasar klasemen.
Catatan negatif pun tak terhindarkan sepanjang perjalanan mereka. Red Sparks tercatat mengalami 11 kekalahan beruntun musim ini.
Dari 36 pertandingan, mereka hanya meraih delapan kemenangan. Sebanyak 28 laga lainnya berakhir dengan kekalahan.
Hasil ini sangat kontras dibandingkan pencapaian musim sebelumnya.
Pada Liga Voli Korea 2024/2025, Red Sparks berhasil menembus grand final.
- KOVO
Perubahan drastis ini tak lepas dari kepergian sejumlah pemain kunci. Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic memutuskan hengkang dari tim.
Keduanya menolak tawaran perpanjangan kontrak dari Red Sparks.
Mega memilih kembali ke Indonesia untuk melanjutkan kariernya. Sementara itu, Vanja Bukilic hijrah ke Liga Voli Italia.
Kehilangan dua mesin poin utama jelas berdampak besar.
Musim lalu, Bukilic berada di peringkat kelima dalam topskor dengan 638 poin dan keempat dalam serangan keseluruhan (tingkat keberhasilan 40,93%), sementara Mega tampil gemilang, berada di peringkat ketiga dalam perolehan poin (802 poin) dan pertama dalam serangan keseluruhan (tingkat keberhasilan 48,06%).
- Instagram Red Sparks
Tak hanya itu, faktor cedera juga memperburuk situasi tim.
Absennya Yeum Hye-seon di awal musim membuat keseimbangan tim terganggu.
Pergantian pemain yang dilakukan belum memberikan hasil maksimal. Choi Seo-hyun, Inkushi, Elisa Zanette, dan Park Yeo-reum belum memenuhi ekspektasi.
Kondisi ini membuat Red Sparks gagal bangkit hingga akhir musim. Penurunan performa mereka menjadi sorotan besar di Liga Voli Korea musim ini.
(akg)