Mantan tim Megawati Hangestri di Korsel yakni Daejeon Red Sparks, saat ini tengah menghadapi musim yang sangat berat pada musim Liga Voli Korea 2025/2026 .
Salah satu media Korea Selatan, kembali menyoroti nasib dari mantan tim Megawati Hangestri, Daejeon Red Sparks, yang tengah terpuruk di V League musim ini.
Mantan tim Megawati Hangestri di Korea Selatan yakni Daejeon Red Sparks, benar-benar tengah berada di masa-masa sulit pada gelaran Liga Voli Korea 2025/2026.
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, tak bisa menutupi rasa kecewa melihat performa anak asuhnya pada lanjutan pertandingan di putaran keempat Liga Voli Korea 2025/2026.
Baru debut di Proliga 2026 bersama JPE, media Korea Selatan sudah harapkan Megawati Hangestri untuk kembali memperkuat Red Sparks di V-League musim berikutnya.
Daejeon Red Sparks tengah menjalani periode sulit pada Liga Voli Korea 2025/2026. Status runner up musim lalu tak mampu menyelamatkan mereka dari keterpurukan.
Kehadiran Jamian Purep Enkhseol atau Inkushi di putaran ketiga, ternyata belum memberi pengaruh signifikan bagi Red Sparks di Liga Voli Korea musim ini.
Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga.
AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.