- Red Sparks
Begini Nasib Red Sparks Pasca Kepergian Megawati Hangestri: Dari Finalis Jadi Juru Kunci
Namun, kepergian sejumlah pemain kunci—seperti Megawati, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung-ju—membuat performa tim menurun drastis. Kehadiran pemain baru pun belum mampu mengembalikan kejayaan Red Sparks.
Selanjutnya, Red Sparks asuhan Ko Hee-jin akan menghadapi IBK Altos pada 10 Februari.
Catatan Gemilang “Megatron” di Final Liga Voli Korea
Megawati Hangestri, yang dijuluki “Megatron,” tampil gemilang di Liga Voli Korea musim 2024/2025 dengan menjadi top skor di babak final, mengumpulkan total 153 poin.
Mega hampir saja membuat Kim Yeon-koung pensiun tanpa gelar juara usai membawa pertandingan hingga ke game ke-4, tapi cedera yang dialami Megatron membuat Red Sparks kesulitan comeback hingga terkejar poinnya di game ke-5.
Meski Jung Kwan Jang Red Sparks harus mengakui keunggulan Pink Spiders—tim yang diperkuat Ratu Voli Korea, Kim Yeon-koung—Megawati tetap mencatatkan prestasi bersejarah bagi timnya. Ia bahkan mengungguli Kim Yeon-koung dalam perolehan poin di final, di mana legenda voli Korea tersebut mengumpulkan 133 poin dari lima pertandingan.
Di setiap laga final, Megawati mencetak 13, 25, 40, 38, dan 37 poin secara berurutan. Prestasinya tak hanya menonjol di fase gugur; pada babak reguler Liga Voli Korea 2024/2025, Megawati juga menempati posisi kedua daftar top skor.
Pevoli kelahiran Jember itu hanya kalah dari Gyselle Silva, pemain asing GS Caltex, yang tampil sangat dominan dengan total 1008 poin, sementara Megawati mengoleksi 802 poin. (ind)