- Kolase tvOnenews.com
Legenda Voli Korea Blak-blakan soal Megawati Hangestri Selama di Red Sparks, Berani Sebut Gaya Bermain Megatron itu Sebenarnya...
tvOnenews.com - Nama Megawati Hangestri kian harum, tak hanya di Indonesia, tapi juga di panggung voli internasional.
Pevoli asal Jember yang dijuluki "Megatron" itu baru saja menyelesaikan musim luar biasa bersama Daejeon Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan.
Selama dua musim membela Red Sparks, Megawati tak hanya mencetak rekor pribadi, tapi juga membawa klub itu kembali disegani setelah tujuh tahun paceklik prestasi.
- KOVO
Bahkan, legenda voli Korea Selatan, Han Yoo-mi, secara blak-blakan menyebut betapa pentingnya peran Megawati bagi Red Sparks dalam sebuah wawancara eksklusif bersama SBS Sports.
"Saya rasa di sini ada Mega yang tampil makin kuat hari ini (vs AI Peppers). Dia menunjukkan kekuatan serangan yang sangat bagus sejak awal. Dia mencatat error lebih sedikit dari biasanya, selain mencetak 26 poin." kata Han Yoo-mi.
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Musim 2023/2024, Megawati mencetak 736 poin dan membawa Red Sparks lolos ke babak playoff untuk pertama kalinya sejak 2017.
- instagram @hym_vb / Kovo
Musim berikutnya, ia melanjutkan performa luar biasa dengan tambahan 404 poin hingga putaran ketiga.
Total, Megawati sukses menembus rekor 1.000 poin dan menjadi pemain Asia pertama yang mencapainya di sepanjang sejarah V-League.
Tidak heran jika publik voli Korea Selatan, termasuk para legenda seperti Han Yoo-mi, menganggap Red Sparks ‘bukan siapa-siapa’ tanpa sosok Megatron.
Namun kontraknya bersama Red Sparks resmi berakhir pada April 2025.
Kini, Megawati telah kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia untuk berlaga di babak final four Proliga 2025.
- Instagram @petro_voli
Meski tak dimainkan pada laga pertama final four, ia diyakini akan jadi senjata utama Gresik Petrokimia dalam misi merebut gelar juara Proliga 2025.
Dengan segala prestasi dan pengalaman internasional yang ia miliki, Megawati kini jadi simbol kebangkitan bola voli putri Indonesia.
Tapi satu pertanyaan besar masih menggelayut: akankah ia bertahan di Tanah Air, atau kembali dilirik klub-klub besar luar negeri?
Yang jelas, kiprahnya bersama Red Sparks telah meninggalkan jejak besar. Seorang legenda bahkan mengakui, Red Sparks tanpa Megawati hanyalah klub biasa. (udn/asl)