- Instagram @petro_voli
Top 3 Sport: Megawati Hangestri Bakal Berlabuh ke Negara Ini, Suksesor Megatron Dapat Pujian, Legenda Voli Akui Red Sparks Tanpa Mega Itu..
Faktor keluarga menjadi salah satu alasan mega memilih tak melanjutkan karier di Liga Voli Korea Selatan musim depan.
Maka dari itu lah, Red Sparks memutuskan untuk memilih opposite hitter pada saat draft pemain asing KOVO.
Elisa Zanette yang berposisi sebagai opposite hitter itu diharapkan bisa menggantikan peran Megawati Hangestri musim lalu.
Ko hee-jin sangat berharap Elisa Zanette bisa tampil maksimal dengan Red Sparks musim depan.
Bahkan, Ko Hee-jin juga sudah cukup puas dengan pemilihan Elisa Zanette saat draft Pemain Asing KOVO.
Melansir dari laman My Daily, Ko Hee-jin mengatakan kalau Elisa Zanette merupakan nama terbesar yang ada dalam daftar draft pemain asing KOVO tahun ini.
"Setiap kali kami melakukan uji coba, saya merasa bersemangat dan lelah. Saya senang kami menyelesaikannya dengan selamat. Kami dapat memilih pemain yang kami inginkan. Saya senang kami dapat memilih pemain yang kami anggap sebagai kandidat terbaik." ungkap Ko Hee-jin.
Baca selengkapnya: Liga Voli Korea Belum Mulai, Tapi Suksesor Megawati Hangestri di Red Sparks Sudah Dapat Pujian dari...
Legenda Voli Korea Akui Red Sparks tanpa Megatron Itu
Megawati Hangestri Pertiwi, pevoli asal Jember yang dikenal dengan julukan "Megatron," terus menunjukkan performa impresif di kancah bola voli internasional.
Tak hanya menjadi tumpuan utama klub, pevoli asal Jember ini juga mendapat pujian dari salah satu legenda voli Korea, Han Yoo-mi, yang pernah membela Red Sparks di masa lalu.
Setelah dua musim gemilang bersama Daejeon Red Sparks di V League Korea Selatan, Megawati kembali ke Indonesia untuk memperkuat Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia di Proliga 2025.
Selama dua musim di Red Sparks, Megawati mencatatkan prestasi luar biasa. Pada musim 2023/2024, ia berhasil mengumpulkan 736 poin dan membawa timnya lolos ke babak playoff setelah tujuh tahun absen.
Musim berikutnya, Megawati terus menunjukkan peningkatan performa, dengan mencatatkan 404 poin hingga putaran ketiga dan menjadi pemain Asia pertama yang mencapai 1.000 poin di V League.