- Instagram @petro_voli
Baru Juga Debut di Gresik Petrokimia, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur Kalau Musim Depan Ternyata Sudah Ditawari Main ke...
tvOnenews.com - Setelah dua musim memperkuat Daejeon Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan, Megawati Hangestri Pertiwi resmi kembali ke Indonesia untuk menjalani babak baru dalam kariernya.
Atlet voli asal Jember ini memutuskan bergabung dengan Gresik Petrokimia di ajang Proliga 2025, keputusan yang langsung disampaikan melalui program Apa Kabar Indonesia Siang di tvOne, Kamis (17/4/2025).
“Aku akan bergabung di Proliga di klub Petrokimia Gresik, mungkin minggu depan aku akan bergabung bersama mereka,” kata Megawati dalam siaran yang diunggah di kanal YouTube tvOnenews.
Kabar kepulangan Megawati disambut antusias oleh para penggemar voli tanah air, namun sempat menimbulkan tanda tanya karena hingga akhir April 2025, ia belum juga menjalani debut bersama tim barunya.
Spekulasi pun bermunculan, mulai dari persoalan teknis, proses administrasi, hingga pertimbangan pribadi yang berkaitan dengan arah kariernya pasca-Proliga.
Apalagi sebelum memastikan bergabung dengan Gresik Petrokimia, Megawati sempat diincar oleh sejumlah klub dari Jepang dan Turki, sebagaimana diungkapkan oleh agennya di Korea Selatan, Kim Seong-hoon.
Namun demikian, Megawati akhirnya menjalani debut resminya bersama Gresik Petrokimia di babak final four Proliga 2025.
Kontribusinya langsung terasa, membawa Petrokimia meraih posisi ketiga setelah mengalahkan Jakarta BIN dalam perebutan peringkat ketiga.
Dilansir dari laman resmi, Gresik Petrokimia menang dramatis 3-2 atas Jakarta BIN dalam pertandingan yang digelar pada awal Mei 2025.
Megawati tampil solid sebagai opposite spiker, menambah kekuatan serangan Petrokimia secara signifikan meski hanya memperkuat tim dalam waktu singkat.
Langkah Megawati kembali ke klub Indonesia sekaligus memperkuat spekulasi bahwa dirinya tidak akan kembali memperkuat Red Sparks.
Padahal sebelumnya, Megawati sempat mengisyaratkan masih membuka peluang untuk melanjutkan kariernya di Negeri Ginseng.
“Saya selalu dapat kembali ke Korea untuk bermain sebagai pemain,” ujarnya kepada SBS News menjelang kepulangannya ke Indonesia.
- KOVO
Namun, sikap itu tampaknya berubah seiring munculnya ketidakpuasan atas perlakuan yang ia terima selama bermain di Red Sparks.
Salah satu isu utama yang mencuat adalah perbedaan perlakuan dalam hal gaji antara pemain asing dan pemain lokal.
Meski mencatatkan penampilan impresif selama dua musim, Megawati merasa kontribusinya tidak sebanding dengan kompensasi finansial yang diterima.
Dalam wawancaranya bersama tvOne, ia menegaskan, “Kalau di Korea sih nggak (pemain termahal) karena pemain lokal Korea gajinya jauh lebih besar bahkan berkali-kali lipat daripada aku orang Asia quarter.”
Di tengah situasi itu, tawaran baru justru datang dari benua Amerika.
Giovanna Milana, mantan rekan setim sekaligus sahabat dekat Megawati di Red Sparks, membuka peluang bagi Megawati untuk bermain di liga voli Amerika Serikat.
“Gia nawarin juga diajak main di liga Amerika kalau aku mau,” ujar Mega dalam acara di Balai Kota Jember bersama Bupati Muhammad Fawait, dikutip dari kanal YouTube Tribunnews.
Hubungan akrab antara Megawati dan keluarga Giovanna, termasuk dukungan dari sang ibu yang aktif di media sosial, turut memperkuat kemungkinan tersebut.
Meskipun belum membuat keputusan final, Megawati mengaku tertarik dan mempertimbangkan secara matang peluang itu.
“Tapi, banyak yang harus aku perbaiki untuk melangkah ke liga yang lebih baik lagi. Harus mencari banyak pengalaman di Asia dulu mungkin, tapi kita nggak tahu kalau rejeki juga kita bisa coba langsung ke sana, mungkin aku bisa nekat aja,” ucapnya.
Kini, usai menutup perjalanannya di Korea Selatan dengan nuansa pahit-manis, Megawati menatap masa depan dengan opsi baru di hadapannya.
Kontribusinya di Gresik Petrokimia menjadi penanda bahwa dirinya masih menjadi aset berharga bagi tim manapun.
Meski masa tugasnya di Proliga 2025 relatif singkat, kehadirannya tetap meninggalkan dampak signifikan.
Publik pun kini menanti keputusan besar selanjutnya: apakah Megawati akan menjajal tantangan baru di liga Amerika, atau kembali menjelajahi Asia dengan bendera klub lain. (udn)