- ANTARA
Selain Salam, Bacalah Doa yang Dianjurkan Saat Melakukan Ziarah Kubur Sebagai Penolong di Akhirat
tvOnenews.com - Ziarah kubur merupakan amalan yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Selain untuk mengingat kematian, ziarah juga menjadi sarana mendoakan serta menunjukkan kepedulian kepada kaum beriman yang telah lebih dahulu wafat.
Menjelang datangnya bulan Ramadhan, tradisi ini kerap dilakukan sebagai bagian dari persiapan spiritual.
Namun, masih banyak yang mengira bahwa ziarah kubur cukup dilakukan dengan mengucapkan salam. Padahal, Rasulullah SAW telah memberikan tuntunan doa yang lebih lengkap ketika mengunjungi makam.
Dalam hadis riwayat Muslim, Nabi Muhammad SAW mengajarkan doa khusus saat memasuki area pemakaman, yakni dengan menyampaikan salam kepada para penghuni kubur sekaligus memohonkan kebaikan bagi mereka.
Doa tersebut tidak hanya berupa sapaan, tetapi juga mengandung permohonan rahmat, ampunan, dan keselamatan, baik bagi orang-orang yang telah meninggal dunia maupun bagi mereka yang datang berziarah.
Dengan mengamalkan doa sesuai tuntunan Rasulullah SAW, ziarah kubur yang dilakukan sebelum Ramadhan menjadi lebih bernilai dan bermakna, sekaligus menjadi pengingat akan kematian serta persiapan diri dalam menyambut bulan suci dan kehidupan akhirat kelak.
Salam saat Ziarah Kubur
السَّلَامُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُسْلِمِـيْنَ وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِيْنَ مِنْكُمْ وَمِنَّا وَالْمُسْتَأْخِرِيْنَ وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَاحِقُوْنَ
Assalâmu ‘alâ ahlid diyâr minal mu’minîna wal muslimîn yarḫamukumuLlâhul-mustaqdimîn minkum wa minnâ wal musta’khirîn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâḫiqûn
Artinya: “Assalamu’alaikum, hai para mukmin dan muslim yang bersemayam dalam kubur. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada mereka yang telah mendahului dan yang akan menyusul kalian dan [yang telah mendahului dan akan menyusul] kami. Sesungguhnya kami insyaallah akan menyusul kalian.”