- Pexels/David McEachan
Teks Khutbah Jumat 23 Januari 2026: Menggali Keistimewaan Bulan Sya’ban dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah benar-benar memeriksa pada malam nisfu Sya’ban, kemudian Allah mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang sedang berseteru.”
Hadis ini menjadi peringatan agar seorang Muslim tidak membawa dendam dan kebencian saat memasuki bulan Ramadhan.
Penegasan para ulama:
Menghidupkan malam nisfu Sya’ban dengan ibadah pribadi diperbolehkan, namun mengkhususkannya dengan ritual tertentu secara berjamaah tanpa dalil yang sahih adalah perkara bid’ah.
Khutbah Kedua
Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah,
Gunakanlah sisa hari-hari di bulan Sya’ban ini untuk memperbanyak amal saleh. Jadikan Sya’ban sebagai masa pembersihan hati dan persiapan diri sebelum Ramadhan datang. Jangan biarkan amal kita diangkat kepada Allah dalam keadaan lalai dan penuh dosa.
Mari kita sambut Ramadhan dengan hati yang bersih, hubungan yang baik dengan sesama, serta tekad kuat untuk beribadah lebih baik.
Sebagai penutup, marilah kita perbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan memohon kepada Allah agar mengampuni dosa kita, orang tua kita, serta seluruh kaum Muslimin.
Sumber: Quran Kemenag, NU Online, Lirboyo.net