- Pixabay
Bulan Ramadhan Sebentar Lagi, Jika Masih Punya Utang Puasa Begini Tata Cara Qadha Beserta Niat dan Keutamaannya
Bacaan Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an qadha’i fardhi syahri Ramadhana lillahi ta’ala.
Artinya: "Saya niat berpuasa besok untuk mengganti puasa Ramadhan karena Allah Ta'ala."
2. Waktu Pelaksanaan Qadha Puasa
Lalu, kapan qadha puasa Ramadhan dapat dilaksanakan? Pada dasarnya, puasa qadha tidak memiliki batas waktu tertentu, selama dikerjakan di luar bulan Ramadhan.
Namun, qadha puasa tidak boleh dilakukan pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa, seperti Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, serta hari tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.
3. Cara Melaksanakan Puasa Qadha
Adapun tata cara pelaksanaannya dimulai dengan makan dan minum saat sahur sebelum waktu imsak dan adzan Subuh.
Setelah adzan Subuh berkumandang, seseorang wajib menahan diri dari makan, minum, serta segala hal yang dapat membatalkan puasa hingga waktu Maghrib.
Selama berpuasa, dianjurkan untuk menjaga adab dan memperbanyak amal ibadah, seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, dan berzikir. Puasa kemudian ditutup dengan berbuka setelah masuk waktu Maghrib.
4. Menggabungkan Qadha dengan Puasa Sunnah
Berdasarkan pandangan sejumlah ulama, menggabungkan niat qadha puasa Ramadhan dengan puasa sunnah tidak menjadi persoalan.
Misalnya, qadha puasa dapat dilakukan bersamaan dengan puasa Senin-Kamis atau puasa Ayyamul Bidh yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah.
Meski demikian, pahala yang diperoleh dinilai lebih utama dan sempurna apabila puasa qadha dikerjakan secara terpisah.
Sebab, melaksanakan qadha puasa secara mandiri dianggap lebih memberikan keutamaan pahala dibandingkan jika digabungkan dengan puasa sunnah.
Keutamaan dan Hikmah Membayar Utang Puasa Ramadhan
1. Menjaga Kesempurnaan Ibadah
2. Tanda Ketaatan kepada Allah SWT
3. Melatih Kesabaran dan Disiplin
4. Kesempatan Meraih Pahala
(hap/kmr)