- Pixabay
Bulan Ramadhan Sebentar Lagi, Jika Masih Punya Utang Puasa Begini Tata Cara Qadha Beserta Niat dan Keutamaannya
Siapa yang Wajib Mengganti Puasa?
Dilansir tvOnenews.com dari NU Online, terdapat beberapa golongan yang diwajibkan mengqadha puasa Ramadhan yang sebelumnya tidak dikerjakan atau terlewat, di antaranya sebagai berikut:
1. Orang sakit: Masih masuk kategori ringan dan bisa sembuh setelah Ramadhan.
2. Musafir: Orang yang menempuh perjalanan jauh dan memilih batal puasa.
3. Wanita haid atau nifas: Khusus yang tidak diperbolehkan berpuasa.
4. Ibu hamil dan menyusui: Jika was-was terhadap kesehatannya sendiri.
Adapun bagi mereka yang memiliki udzur berat, seperti orang lanjut usia atau penderita penyakit menahun yang sulit disembuhkan, maka tidak diwajibkan berpuasa.
Sebagai gantinya, mereka cukup membayar fidyah dan tidak perlu mengqadha puasa tersebut.
Tata Cara Mengganti Puasa Ramadhan
Berikut langkah-langkah atau cara mengganti puasa Ramadhan:
1. Niat Qadha Puasa
Dikutip dari NU Online dan Gramedia, Niat qadha puasa menjadi langkah awal bagi seseorang yang ingin melunasi utang puasanya. Menurut pendapat Mazhab Imam Syafi’i, niat tersebut harus dilakukan pada malam hari, mulai setelah Maghrib hingga sebelum terbit fajar atau waktu Subuh.
Dalam Hasyiyatul Iqna'-nya, Syekhh Sulaiman Al-Bujairimi menerangkan tentang niat puasa Ramadhan sebagai berikut.
ويشترط لفرض الصوم من رمضان أو غيره كقضاء أو نذر التبييت وهو إيقاع النية ليلا لقوله صلى الله عليه وسلم: من لم يبيت النية قبل الفجر فلا صيام له. ولا بد من التبييت لكل يوم لظاهر الخبر.
Artinya: "Disyaratkan memasang niat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Syarat ini berdasar pada hadits Rasulullah SAW, ‘Siapa yang tidak memalamkan niat sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.’ Karenanya, tidak ada jalan lain kecuali berniat puasa setiap hari berdasar pada redaksi zahir hadits." (Syekhh Sulaiman Al-Bujairimi)
Ada pun bacaan niat qadha puasa Ramadhan dan cukup dilantunkan dalam hati sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى