- tvOnenews - Gigih Wahyuningsih
Detik Haru, Pertama Kali Mendengar Lantunan Azan Subuh di Masjid Nabawi
tvOnenews.com - Langkah itu terhenti. Napas terasa tercekat seiring pandangan menatap megahnya Masjid Nabawi yang bercahaya di bawah langit Subuh.
Ketika lantunan azan pertama kali berkumandang dari menara, suara itu menembus telinga, meresap hingga ke relung jiwa, seolah waktu berhenti sesaat.
Bulu kuduk berdiri, air mata perlahan jatuh, menghadirkan rasa pulang yang tak pernah dirasakan sebelumnya.
- tvOnenews - Gigih Wahyuningsih
Itulah yang dialami salah satu jemaah umroh PT Mubarak Gama Huda (MGH Tours).
Program 9 hari umrah bersama MGH Tours (12-20 September 2025) menjadi pengalaman pertamanya yang penuh kesan mendalam.
Jumat pagi, 12 September 2025, suasana di Bandara Soekarno-Hatta terasa penuh semangat.
Para jemaah MGH Tours bersiap terbang menuju Jeddah dengan Saudia Airlines pukul 09.10 WIB.
Perjalanan panjang sembilan jam ditempuh dengan penuh harapan dan senyuman yang tak pernah pudar.
- tvOnenews - Gigih Wahyuningsih
Sesampainya di bandara Jeddah pukul 14.45 AST, tim MGH Tours di Arab Saudi telah siap menyambut dengan ramah dan sigap.
Bus membawa rombongan menuju Madinah selama sekitar empat jam.
Sepanjang perjalanan, muthowif (ustaz pembimbing) tak hanya membagikan konsumsi Al Baik, tetapi juga bercerita tentang sejarah dan lokasi-lokasi penting yang dilewati.
Malamnya, akhirnya tiba di Hotel Dar Al-Naem, Madinah, disambut dengan sajian prasmanan ala Indonesia yang menghangatkan hati setelah perjalanan panjang.
Keesokan harinya, memulai Subuh pertama di Masjid Nabawi – momen sakral yang menjadi titik awal perjalanan spiritual ini.
- tvOnenews - Gigih Wahyuningsih
Keajaiban terasa nyata. Siapa sangka ia bisa berdiri di tempat yang hanya terbayang selama ini.
Padahal ia tidak merasa kaya, namun Allah memampukan dengan cara yang tak terduga.
Seperti yang disampaikan tour leader MGH Tours, Resty Ibrahim atau yang akrab disapa Teh Resty.
“Allah itu Maha Kaya teman-teman, kita tinggal minta sama Allah, kita tinggal kuatkan niat bahwa umrah itu bukan untuk si kaya, tapi untuk mereka yang mau dan niat berangkat ke Baitullah,” Resty Ibrahim.