- Freepik
Ingin Dapat Cuan Tanpa Susah Payah? Ustaz Adi Hidayat Bagikan Tips Mudahnya: Belum Keluar Rumah, Rezeki Sudah Menjemput
tvOnenews.com - Setiap orang tentu mendambakan rezeki yang lancar, berkah, dan mencukupi. Namun dalam realitasnya, tak sedikit yang merasa telah berusaha sekuat tenaga, tetapi hasilnya belum sepadan dengan jerih payah yang dikeluarkan.
Dalam salah satu ceramahnya yang sarat makna, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan panduan sederhana namun sangat dalam tentang bagaimana rezeki bisa mengalir bahkan tanpa harus dikejar dengan ngotot.
Bukan semata-mata soal kerja keras, melainkan tentang amalan-amalan hati dan sikap batin yang tulus—yang justru menjadi kunci dibukanya pintu-pintu rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.
Panduan untuk menarik rezeki datang tanpa susah payah menurut Ustaz Adi Hidayat
- YouTube
Ustaz Adi Hidayat, pendakwah ternama sekaligus pendiri Quantum Akhyar Institute, dalam salah satu kajiannya yang dikutip dari kanal YouTube singkat anisharioko6520, menguraikan secara mendalam makna dan konsep rezeki dalam Islam.
Pada kesempatan tersebut, sosok yang akrab disapa UAH ini membagikan berbagai amalan untuk meraih rezeki yang luar biasa, dengan berlandaskan pada panduan ajaran Islam yang penuh hikmah.
Untuk bisa menarik cuan atau keuntungan, pertama-tama adalah jangan sampai mengambil hak orang lain.
UAH mengingatkan bahwa Allah SWT telah menjamin rezeki setiap orang dengan sempurna.
"Kalau kamu mengambil hak orang lain, itu sama saja menyulitkan dirimu sendiri. Rezeki itu akan tetap dikembalikan kepada yang berhak," paparnya.
Hal tersebut juga tertuang dalam surah Adz-Dzariyat ayat 22, dijelaskan bahwa rezeki setiap manusia sudah ditentukan di langit. Namun tetap, usaha menjadi elemen penting dalam memeroleh rezeki.
Selanjutnya, Ustaz Adi Hidayat memaparkan panduan dalam mencari rezeki sebagaimana tercermin dalam Surah Al-Baqarah ayat 172.
- Pixabay
Ayat tersebut menegaskan bahwa rasa syukur kepada Allah SWT merupakan salah satu kunci utama untuk memperoleh rezeki yang penuh keberkahan.
Dalam penjelasannya, UAH mengungkapkan bahwa terdapat delapan jenis rezeki, dan salah satu yang paling menarik adalah rezeki yang datang kepada seseorang tanpa pernah ia minta—sebuah bentuk anugerah yang hadir atas izin Allah semata.
"Bayangkan, belum keluar dari rumah, rezeki sudah menjemput kita. Itu terjadi karena keberkahan dari Allah atas usaha dan doa yang kita lakukan," jelas Ustaz Adi Hidayat.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, rezeki yang datang secara tak terduga adalah wujud kasih sayang Allah SWT yang luar biasa—sebuah karunia istimewa yang hanya akan mengalir kepada hamba yang senantiasa menjaga kedekatan dan hubungan hatinya dengan Sang Pencipta.
Ia menegaskan, tak ada alasan bagi manusia untuk diliputi kecemasan berlebih soal rezeki, karena Allah telah menjamin kebutuhan setiap makhluk di muka bumi ini.
Meski begitu, UAH juga mengingatkan bahwa usaha tetap merupakan bagian penting dalam proses menjemput rezeki.
Ketika ikhtiar dijalankan dengan diiringi doa dan sikap tawakal, maka hasil yang datang akan jauh lebih bernilai dan membawa keberkahan.
Dengan demikian, kunci utama untuk mendapatkan rezeki yang berkah dan tak terputus adalah keseimbangan antara usaha nyata dan penyerahan diri sepenuhnya kepada kehendak Allah.
"Jangan hanya pasrah tanpa usaha. Bergeraklah, berusaha, dan biarkan Allah yang menentukan hasilnya. Itulah bentuk tawakal yang benar," papar UAH.
Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa tawakal yang sejati tidak berarti pasrah tanpa usaha, melainkan tumbuh dari ikhtiar yang sungguh-sungguh.
Rasa syukur, menurut beliau, juga bukan sekadar ucapan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang mencerminkan keimanan. Dari sinilah pintu-pintu rezeki terbuka lebar.
Lebih lanjut, UAH mengingatkan bahwa rezeki tidak selalu berwujud materi. Kesehatan, ketenangan hati, dan keharmonisan dalam keluarga juga merupakan bagian dari nikmat rezeki yang patut disyukuri.
Ia pun menekankan pentingnya memastikan bahwa rezeki yang diperoleh berasal dari sumber yang halal, karena hanya dengan itulah keberkahan akan menyertainya dan membawa kebaikan jangka panjang dalam hidup.
(nka)