- dok.tangkapan layar youtube Adi Hidayat
Ternyata Bukan 2 Rakaat, Kata Ustaz Adi Hidayat Tahajud Lebih Baik Dilakukan Sebanyak...
Jakarta, tvOnenews.com- Ustaz Adi Hidayat pernah menjelaskan, seputar keistimewaan shalat tahajud dalam salah satu ceramahnya.
Tahajud memang shalat sunnah yang begitu dianjurkan dalam agama Islam. Bahkan Ustaz Adi pun juga mendorong hal tersebut.
- dok.tangkapan layar youtube Adi Hidayat
Terlebih bagi mereka yang memiliki keinginan atau doa dipanjatkan, segera dikabulkan atau terwujud. Shalat tahajud menjadi kuncinya.
Pasalnya, shalat tahajud menjadi waktu yang sangat dekat dengan Allah SWT. Bahkan sering disebut sarana terbaik untuk mencurahkan segala doa.
Dalam praktiknya, shalat tahajud umum dilakukan sebanyak 2 kali. Kemudian dilanjutkan berdoa.
Apakah benar demikian? simak penjelasan UAH, jumlah rakaat yang dianjurkan Rasulullah SAW.
Menurut Ustaz Adi Hidayat pada tayangan di YouTube Adi Hidayat Official, ada perbedaan jumlah rakaat shalat tahajud dari 7, 11, dan 13 rakaat sesuai dengan yang disunnahkan Nabi Muhammad SAW.
Sebab hal ini pernah ditanyakan salah satu jemaah UAH. Ia merasa kebingungan terhadap jumlah rakaat shalat tahajud.
"Lebih baik shalat tahajud 7 rakaat atau 11 rakaat. Dan bila mengerjakan shalat 4-4-3 apakah ada tahiyat akhir di 4 rakaat tersebut, mohon penjelasannya Ustaz?," tanya salah satu jamaah, dikutip Kamis (15/5/2025).
Lebih lanjut, Ustaz Adi sampaikan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah menunaikan shalat tahajud baik 7 rakaat, 11 rakaat dan 13 rakaat.
Dari hal tersebut, sebaiknya dilihat dari keutamaan banyaknya rakaat shalat tahajud, bergantung dengan keadaan kita, serta kemampuan.
"Kadang kita mampu 11 rakaat, bahkan Nabi pernah 13 rakaat. Ketika dengan Ibnu Abbas di rumah Sayyidah Maimunah. dua rakaat, dua rakaat, dan ditutup dengan witir satu rakaat," ungkap Ustaz Adi.
Kemudian, UAH katakan berdasarkan dalam hadits riwayat Bukhari nomor hadits 2008-2012. Kata Sayyidah Aisyah, jangan ditanya bagaimana bagusnya bacaan Nabi dan panjangnya ayat beliau.
Beliau jumlah shalat 4 rakaat, 4 rakaat, kemudian 3 rakaat. Pernah lagi ditunaikan shalat tahajud di tempat lain dengan 2, 2, 2, 2, 2, 1, jadi bisa 11 rakaat, bisa 13 rakaat.
"Jadi kadang Nabi tunaikan shalat tahajud 7 rakaat, karena memang kesempatannya. Kondisi fisik beliau, hanya memungkinkan 7 rakaat," ungkap UAH.