- Tangkapan Layar/YouTube Adi Hidayat Official
Ini Profil Ustaz Adi Hidayat, Cendikiawan Muhammadiyah yang Digadang-gadang Jadi Pengganti Gus Miftah
Hingga pada tahun 2009 dia diangkat menjadi Aminul Khutaba atau Ketua Dewan Khatib Jami' Dakwah Islamiyyah Tripoli dimana ia memiliki hak dalam menentukan para khatib dan pengisi di Masjid Dakwah Islamiyyah.
Jika ingin mengetahui konten dakwah Ustaz Adi Hidayat dapat melansir akun Instagram @adihidayatofficial dan kanal Youtube: Adi Hidayat Official.
Sebagaimana diketahui, buntut guyonan Gus Miftah kepada seorang penjual es teh Sunhaji, ia dihujat banyak pihak hingga akhirnya didorong untuk mundur.
Pada Jumat (6/12/2024), Gus Miftah akhirnya memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai UKP.
"Dengan segala kerendahan hati dan ketulusan dan dengan penuh kesadaran, saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam, setelah berdoa, bermuhasabah dan istikharah," ujar Gus Miftah.
"Saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan," lanjutnya.
Ia juga menegaskan bahwa keputusannya itu diambil bukan karena tekanan maupun permintaan pihak mana pun, melainkan sebagai rasa tanggung jawabnya.
"Sekali lagi saya ulangi, keputusan ini saya ambil bukan karena ditekan oleh siapapun, bukan karena permintaan siapapun, tapi semata-mata keputusan ini saya ambil karena rasa cinta, hormat dan tanggung jawab saya sangat mendalam kepada Bapak presiden Prabowo Subianto, serta seluruh masyarakat Indonesia," ucapnya.
Gus Miftah juga mengungkapkan permintaan maafnya kepada presiden dan seluruh masyarakat Indonesia.
Saat hendak meminta maaf, suaranya terbata-bata dan terisak menahan tangis.
Ia meminta maaf karena belum bisa menjadi seperti yang diharapkan oleh presiden.
Menanggapi kemunduran Gus Miftah, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa pengunduran diri merupakan bentuk tanggung jawab atas pernyataan yang dilontarkan Gus Miftah.
“Saya sendiri belum lihat langsung, tapi di laporan beliau sudah mengundurkan diri. Komentar saya, saya kira itu adalah tindakan bertanggung jawab,” ujar Presiden Prabowo dalam keterangan persnya kepada awak media di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (6/12/2024).
Presiden Prabowo menambahkan bahwa Gus Miftah kemungkinan tidak memiliki niat buruk atau niat untuk menghina. Meski demikian, Gus Miftah menyadari kesalahan yang telah dilakukannya.